alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Wastafel Sarana Pencegahan Korona Jadi Tempat Sampah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat cuci tangan atau wastafel di ruang terbuka hijau (RTH) kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti yang tampak di Alun-Alun Jember, persis depan kantor pemerintah kabupaten.

Selain tidak bisa dibuat untuk cuci tangan karena keran air raib, kini wastafel itu juga telah berubah fungsi menjadi tempat sampah.

Padahal awal penempatan wastafel itu untuk menggelorakan semangat 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rasa memiliki dan ikut merawat fasilitas umum itu ternyata belum optimal dimiliki oleh warga Jember. Termasuk pengawasan dan perawatan berkala yang seharusnya dilakukan oleh pemkab. Terlihat, wastafel itu dibuat untuk membuang kulit semangka dan gelas air mineral.

“Sudah rusak, jadi tempat sampah lagi. Dulu untuk cuci tangan mudah, tapi kini harus ke tempat lain,” kata Slamet, warga Jalan Kasuari, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Dia mengaku sering berkunjung ke alun-alun.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat cuci tangan atau wastafel di ruang terbuka hijau (RTH) kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti yang tampak di Alun-Alun Jember, persis depan kantor pemerintah kabupaten.

Selain tidak bisa dibuat untuk cuci tangan karena keran air raib, kini wastafel itu juga telah berubah fungsi menjadi tempat sampah.

Padahal awal penempatan wastafel itu untuk menggelorakan semangat 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Jember.

Rasa memiliki dan ikut merawat fasilitas umum itu ternyata belum optimal dimiliki oleh warga Jember. Termasuk pengawasan dan perawatan berkala yang seharusnya dilakukan oleh pemkab. Terlihat, wastafel itu dibuat untuk membuang kulit semangka dan gelas air mineral.

“Sudah rusak, jadi tempat sampah lagi. Dulu untuk cuci tangan mudah, tapi kini harus ke tempat lain,” kata Slamet, warga Jalan Kasuari, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Dia mengaku sering berkunjung ke alun-alun.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tempat cuci tangan atau wastafel di ruang terbuka hijau (RTH) kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti yang tampak di Alun-Alun Jember, persis depan kantor pemerintah kabupaten.

Selain tidak bisa dibuat untuk cuci tangan karena keran air raib, kini wastafel itu juga telah berubah fungsi menjadi tempat sampah.

Padahal awal penempatan wastafel itu untuk menggelorakan semangat 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Jember.

Rasa memiliki dan ikut merawat fasilitas umum itu ternyata belum optimal dimiliki oleh warga Jember. Termasuk pengawasan dan perawatan berkala yang seharusnya dilakukan oleh pemkab. Terlihat, wastafel itu dibuat untuk membuang kulit semangka dan gelas air mineral.

“Sudah rusak, jadi tempat sampah lagi. Dulu untuk cuci tangan mudah, tapi kini harus ke tempat lain,” kata Slamet, warga Jalan Kasuari, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Dia mengaku sering berkunjung ke alun-alun.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/