alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Saling Lempar Dana Korona

Satgas dan OPD Sama-Sama Ngeles

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan refocusing anggaran sebesar Rp 479 miliar untuk penanganan Covid-19 tahun lalu? Dana yang dikelola Satgas Covid-19 Pemkab Jember itu tetap menjadi sorotan sejumlah pihak, lantaran perincian laporan realisasi penggunaannya belum dibuka ke publik.

Demi mengetahui dana besar tersebut, Pansus Covid-19 DPRD Jember mengundang sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kemarin (2/2). Meski rapat dengar pendapat (RDP) bisa dilangsungkan, namun perincian realisasi anggaran penanganan korona juga belum diketahui secara detail.

“Pansus sudah menggelar beberapa pertemuan, dan ini yang kesekian kali. Namun sampai hari ini, kami pun belum mendapatkan perincian laporan penggunaan dana yang hampir setengah triliun rupiah itu,” kata Mufid, anggota DPRD Jember yang memimpin RDP tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Mufid, demi menjalankan fungsi pengawasan dan bujeting, pansus menilai penting untuk mendapatkan data tentang perincian program, perincian anggaran, serta perincian realisasi program dan anggaran korona. Namun, setiap kali RDP digelar, tidak ada yang bisa memberikan data yang diinginkan pansus.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan refocusing anggaran sebesar Rp 479 miliar untuk penanganan Covid-19 tahun lalu? Dana yang dikelola Satgas Covid-19 Pemkab Jember itu tetap menjadi sorotan sejumlah pihak, lantaran perincian laporan realisasi penggunaannya belum dibuka ke publik.

Demi mengetahui dana besar tersebut, Pansus Covid-19 DPRD Jember mengundang sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kemarin (2/2). Meski rapat dengar pendapat (RDP) bisa dilangsungkan, namun perincian realisasi anggaran penanganan korona juga belum diketahui secara detail.

“Pansus sudah menggelar beberapa pertemuan, dan ini yang kesekian kali. Namun sampai hari ini, kami pun belum mendapatkan perincian laporan penggunaan dana yang hampir setengah triliun rupiah itu,” kata Mufid, anggota DPRD Jember yang memimpin RDP tersebut.

Menurut Mufid, demi menjalankan fungsi pengawasan dan bujeting, pansus menilai penting untuk mendapatkan data tentang perincian program, perincian anggaran, serta perincian realisasi program dan anggaran korona. Namun, setiap kali RDP digelar, tidak ada yang bisa memberikan data yang diinginkan pansus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan refocusing anggaran sebesar Rp 479 miliar untuk penanganan Covid-19 tahun lalu? Dana yang dikelola Satgas Covid-19 Pemkab Jember itu tetap menjadi sorotan sejumlah pihak, lantaran perincian laporan realisasi penggunaannya belum dibuka ke publik.

Demi mengetahui dana besar tersebut, Pansus Covid-19 DPRD Jember mengundang sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kemarin (2/2). Meski rapat dengar pendapat (RDP) bisa dilangsungkan, namun perincian realisasi anggaran penanganan korona juga belum diketahui secara detail.

“Pansus sudah menggelar beberapa pertemuan, dan ini yang kesekian kali. Namun sampai hari ini, kami pun belum mendapatkan perincian laporan penggunaan dana yang hampir setengah triliun rupiah itu,” kata Mufid, anggota DPRD Jember yang memimpin RDP tersebut.

Menurut Mufid, demi menjalankan fungsi pengawasan dan bujeting, pansus menilai penting untuk mendapatkan data tentang perincian program, perincian anggaran, serta perincian realisasi program dan anggaran korona. Namun, setiap kali RDP digelar, tidak ada yang bisa memberikan data yang diinginkan pansus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/