alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Sering Santap Makanan Basah Bisa Ciptakan Karang Gigi pada Kucing

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan, pemilik anabul alias anak bulu disarankan tidak membiasakan kucing peliharaan mereka makan pakan basah (wet food) terlalu sering. Pakan basah menurut dia, sebaiknya dijadikan camilan atau sekadar hadiah yang diberikan sesekali, sementara makanan kering dijadikan hidangan utama. “Jika terlalu terbiasa makan wet food, nanti malas makan kibble (pakan kering),” katanya.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Aroma dari pakan kering tidak terlalu semerbak seperti makanan basah, pakan kering untuk kucing terdiri dari potongan kecil yang kerap berbau amis. Aroma menyengat dari pakan basah inilah yang membuat hewan peliharaan lebih tertarik menyantapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, nutrisi dalam makanan basah lebih sedikit dibandingkan kibble karena pakan basah mengandung air. Selain itu, jika terlalu sering menyantap makanan basah bisa menciptakan karang gigi pada mulut kucing, terutama yang giginya tak pernah disikat.

Karang gigi akan membuat mulut si anabul jadi terasa tak nyaman dan pada akhirnya mengurangi nafsu makan. Seperti manusia, penyakit dari mulut bisa menyebar ke tubuh.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan, pemilik anabul alias anak bulu disarankan tidak membiasakan kucing peliharaan mereka makan pakan basah (wet food) terlalu sering. Pakan basah menurut dia, sebaiknya dijadikan camilan atau sekadar hadiah yang diberikan sesekali, sementara makanan kering dijadikan hidangan utama. “Jika terlalu terbiasa makan wet food, nanti malas makan kibble (pakan kering),” katanya.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Aroma dari pakan kering tidak terlalu semerbak seperti makanan basah, pakan kering untuk kucing terdiri dari potongan kecil yang kerap berbau amis. Aroma menyengat dari pakan basah inilah yang membuat hewan peliharaan lebih tertarik menyantapnya.

Namun, nutrisi dalam makanan basah lebih sedikit dibandingkan kibble karena pakan basah mengandung air. Selain itu, jika terlalu sering menyantap makanan basah bisa menciptakan karang gigi pada mulut kucing, terutama yang giginya tak pernah disikat.

Karang gigi akan membuat mulut si anabul jadi terasa tak nyaman dan pada akhirnya mengurangi nafsu makan. Seperti manusia, penyakit dari mulut bisa menyebar ke tubuh.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan, pemilik anabul alias anak bulu disarankan tidak membiasakan kucing peliharaan mereka makan pakan basah (wet food) terlalu sering. Pakan basah menurut dia, sebaiknya dijadikan camilan atau sekadar hadiah yang diberikan sesekali, sementara makanan kering dijadikan hidangan utama. “Jika terlalu terbiasa makan wet food, nanti malas makan kibble (pakan kering),” katanya.

BACA JUGA : Buron Lebih Sebulan, Pencuri Rel Kereta Lori di Jember Tertangkap

Aroma dari pakan kering tidak terlalu semerbak seperti makanan basah, pakan kering untuk kucing terdiri dari potongan kecil yang kerap berbau amis. Aroma menyengat dari pakan basah inilah yang membuat hewan peliharaan lebih tertarik menyantapnya.

Namun, nutrisi dalam makanan basah lebih sedikit dibandingkan kibble karena pakan basah mengandung air. Selain itu, jika terlalu sering menyantap makanan basah bisa menciptakan karang gigi pada mulut kucing, terutama yang giginya tak pernah disikat.

Karang gigi akan membuat mulut si anabul jadi terasa tak nyaman dan pada akhirnya mengurangi nafsu makan. Seperti manusia, penyakit dari mulut bisa menyebar ke tubuh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/