Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ofcom Beberkan Perempuan Rasakan Dampak Kesehatan Mental di Dunia Maya

S
Penulis: Safitri❯
Caption Foto : Ilustrasi keamanan digital.
Caption Foto : Ilustrasi keamanan digital.
JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pengguna internet perempuan muda lebih khawatir soal keamanan di dunia maya dibandingkan pengguna internet lainnya. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan di Inggris Raya

BACA JUGA : Selam Latihan Terpusat Sebulan

"Pesan dari para perempuan yang menggunakan dunia maya adalah jelas dan keras," kata CEO Ofcom, Melanie Dawes, dikutip dari Reuters, Kamis.

Perempuan usia muda khawatir tentang keamanan pribadi di dunia maya menurut studi yang dilakukan lembaga pengawasan media Ofcom. Mereka juga lebih terdampak aktivitas trolling, olok-olok untuk memancing kemarahan di media sosial.

Ofcom membeberkan perempuan berusia 18 sampai 34 tahun merasakan dampak negatif dunia maya terhadap kesehatan mental dibandingkan kelompok usia lainnya. Sebanyak 23 persen dari mereka tidak setuju dunia maya berdampak positif terhadap mental mereka.

Sebagai perbandingan, 45 persen laki-laki di atas 18 tahun menjawab internet berdampak positif terhadap kesehatan mental. Sementara laki-laki usia 13-17 tahun lebih sedikit.

Studi yang diadakan Ofcom melibatkan lebih dari 6.000 responden. Sejumlah 60 persen perempuan yang pernah mengalami trolling mengaku terganggu dan tersinggung, sementara laki-laki berjumlah 25 persen.

Perempuan juga merasa kurang memiliki suara untuk beropini di dunia maya. Berdasarkan survei itu, situs yang paling sering dikunjungi pengguna internet dewasa adalah produk Alphabet Inc, seperti Google dan YouTube.

Selain itu, ada juga aplikasi dari Meta (Facebook, WhatsApp dan Instagram) dan Amazon. Ofcom meminta perusahaan teknologi menyikapi secara serius keamanan perempuan di dunia maya. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/HO/Pexels

Sumber Berita : Antara

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer