alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Terobosan RSUD dr M Sowandhie Antar obat Datangi Rumah Pasien

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Pengantaran obat ke rumah pasien itu dilakukan petugas rumah sakit. Tak bekerja sama dengan pihak ketiga penyedia layanan antar barang.Layanan antar obat tersebut diluncurkan pada 2021. Hingga kini, layanan itu laris manis.

BACA JUGA : Software Pengelola Sistem Penggajian Karyawan Terbaik

Bahkan, pada pukul 10.00, antrean layanan obat tak lagi dibuka. Untuk sementara waktu, per hari antreannya dibatasi. Rumah sakit hanya membuka kuota 75 pasien. Sebab, jumlah transporter (pengantar) hanya lima orang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur Utama (Dirut) RSUD dr M. Soewandhie dr Billy Messakh SpB menyampaikan, antrean layanan antar obat bisa diambil di poli farmasi lantai 1. Sebelum ke farmasi, pasien menjalani rangkaian pemeriksaan di poli yang dituju. RS Soewandhie memiliki 32 poli.

Setelah dari poli, resep elektronik diterima pihak layanan farmasi.Pasien yang datang ke sana tak lagi membawa kertas resep. Jika obat ingin diantarkan ke rumah, kata Billy, pasien bisa melakukan konfirmasi ke petugas farmasi depan.

Pasien bakal diberi formulir sekaligus nomor antrean layanan. Obat yang diantarkan ke rumah pasien dipisah dengan obat yang diambil di rumah sakit. ”Setelah formulir diisi, pasien boleh pulang,” tuturnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Pengantaran obat ke rumah pasien itu dilakukan petugas rumah sakit. Tak bekerja sama dengan pihak ketiga penyedia layanan antar barang.Layanan antar obat tersebut diluncurkan pada 2021. Hingga kini, layanan itu laris manis.

BACA JUGA : Software Pengelola Sistem Penggajian Karyawan Terbaik

Bahkan, pada pukul 10.00, antrean layanan obat tak lagi dibuka. Untuk sementara waktu, per hari antreannya dibatasi. Rumah sakit hanya membuka kuota 75 pasien. Sebab, jumlah transporter (pengantar) hanya lima orang.

Direktur Utama (Dirut) RSUD dr M. Soewandhie dr Billy Messakh SpB menyampaikan, antrean layanan antar obat bisa diambil di poli farmasi lantai 1. Sebelum ke farmasi, pasien menjalani rangkaian pemeriksaan di poli yang dituju. RS Soewandhie memiliki 32 poli.

Setelah dari poli, resep elektronik diterima pihak layanan farmasi.Pasien yang datang ke sana tak lagi membawa kertas resep. Jika obat ingin diantarkan ke rumah, kata Billy, pasien bisa melakukan konfirmasi ke petugas farmasi depan.

Pasien bakal diberi formulir sekaligus nomor antrean layanan. Obat yang diantarkan ke rumah pasien dipisah dengan obat yang diambil di rumah sakit. ”Setelah formulir diisi, pasien boleh pulang,” tuturnya.

RADARJEMBER.ID – Pengantaran obat ke rumah pasien itu dilakukan petugas rumah sakit. Tak bekerja sama dengan pihak ketiga penyedia layanan antar barang.Layanan antar obat tersebut diluncurkan pada 2021. Hingga kini, layanan itu laris manis.

BACA JUGA : Software Pengelola Sistem Penggajian Karyawan Terbaik

Bahkan, pada pukul 10.00, antrean layanan obat tak lagi dibuka. Untuk sementara waktu, per hari antreannya dibatasi. Rumah sakit hanya membuka kuota 75 pasien. Sebab, jumlah transporter (pengantar) hanya lima orang.

Direktur Utama (Dirut) RSUD dr M. Soewandhie dr Billy Messakh SpB menyampaikan, antrean layanan antar obat bisa diambil di poli farmasi lantai 1. Sebelum ke farmasi, pasien menjalani rangkaian pemeriksaan di poli yang dituju. RS Soewandhie memiliki 32 poli.

Setelah dari poli, resep elektronik diterima pihak layanan farmasi.Pasien yang datang ke sana tak lagi membawa kertas resep. Jika obat ingin diantarkan ke rumah, kata Billy, pasien bisa melakukan konfirmasi ke petugas farmasi depan.

Pasien bakal diberi formulir sekaligus nomor antrean layanan. Obat yang diantarkan ke rumah pasien dipisah dengan obat yang diambil di rumah sakit. ”Setelah formulir diisi, pasien boleh pulang,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/