alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Bantah Tolak Operasi Caesar Akibatkan Bayi Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 1

JOMBANG, RADARJEMBER.ID – Pihak RSUD Jombang membantah menolak operasi caesar dan berakibat pada kematian bayi. Kabar itu santer diberitakan pasca viralnya unggahan soal rumah sakit yang menolak operasi caesar.

BACA JUGA : Terobosan RSUD dr M Sowandhie Antar obat Datangi Rumah Pasien

Kabid Yanmed dan Keperawatan RSUD Jombang Vidya Buana membantah kabar penolakan tersebut. Proses kelahiran secara normal dilakukan karena menimbang kondisi ibu yang siap untuk menjalani proses kelahiran normal.

Mobile_AP_Rectangle 2

”Jadi pasien ini adalah rujukan Puskemsas Sumobito masuk RSUD Jombang 28 Juli atas indikasi preeklamsia atau keracunan kehamilan,’’ papar Vidya pada press conference di RSUD Jombang, Senin (1/8).

- Advertisement -

JOMBANG, RADARJEMBER.ID – Pihak RSUD Jombang membantah menolak operasi caesar dan berakibat pada kematian bayi. Kabar itu santer diberitakan pasca viralnya unggahan soal rumah sakit yang menolak operasi caesar.

BACA JUGA : Terobosan RSUD dr M Sowandhie Antar obat Datangi Rumah Pasien

Kabid Yanmed dan Keperawatan RSUD Jombang Vidya Buana membantah kabar penolakan tersebut. Proses kelahiran secara normal dilakukan karena menimbang kondisi ibu yang siap untuk menjalani proses kelahiran normal.

”Jadi pasien ini adalah rujukan Puskemsas Sumobito masuk RSUD Jombang 28 Juli atas indikasi preeklamsia atau keracunan kehamilan,’’ papar Vidya pada press conference di RSUD Jombang, Senin (1/8).

JOMBANG, RADARJEMBER.ID – Pihak RSUD Jombang membantah menolak operasi caesar dan berakibat pada kematian bayi. Kabar itu santer diberitakan pasca viralnya unggahan soal rumah sakit yang menolak operasi caesar.

BACA JUGA : Terobosan RSUD dr M Sowandhie Antar obat Datangi Rumah Pasien

Kabid Yanmed dan Keperawatan RSUD Jombang Vidya Buana membantah kabar penolakan tersebut. Proses kelahiran secara normal dilakukan karena menimbang kondisi ibu yang siap untuk menjalani proses kelahiran normal.

”Jadi pasien ini adalah rujukan Puskemsas Sumobito masuk RSUD Jombang 28 Juli atas indikasi preeklamsia atau keracunan kehamilan,’’ papar Vidya pada press conference di RSUD Jombang, Senin (1/8).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/