alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Kambing Jadi Incaran Virus PMK

Mobile_AP_Rectangle 1

NGANJUK,RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang kambing akhirnya terbukti, setelah Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk menemukan kambing di Kota Angin itu terkena PMK.

BACA JUGA : Wabah PMK Datanya Masih Dirahasiakan

Berdasarkan data disperta setempat , hingga kemarin, ada dua ekor kambing terkena PMK. Sedangkan, untuk sapi telah mencapai ratusan ekor. Tepatnya, berjumlah sebanyak 461 ekor sapi hingga kemarin. Praktis, jumlah ternak yang terindikasi terjangkit PMK sebanyak 463 ekor.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ada 41 ekor sapi dari 463 ekor hewan ternak yang terkena PMK itu sudah berhasil sembuh, karena itulah, upaya penutupan pasar kambing dan pasar sapi dianggap tepat untuk memutus mata rantai penularan PMK”ungkap Judi Ernanto, Kepala Disperta Nganjuk..

Lanjut Judi, penularan PMK pada hewan ternak ini mirip penyakit menular korona pada manusia. Temuan dua ekor kambing terkena PMK ini dari tim di lapangan peemilik ternak harus lebih waspada jika kambing atau sapinya mengalami gejala PMK.

- Advertisement -

NGANJUK,RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang kambing akhirnya terbukti, setelah Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk menemukan kambing di Kota Angin itu terkena PMK.

BACA JUGA : Wabah PMK Datanya Masih Dirahasiakan

Berdasarkan data disperta setempat , hingga kemarin, ada dua ekor kambing terkena PMK. Sedangkan, untuk sapi telah mencapai ratusan ekor. Tepatnya, berjumlah sebanyak 461 ekor sapi hingga kemarin. Praktis, jumlah ternak yang terindikasi terjangkit PMK sebanyak 463 ekor.

“Ada 41 ekor sapi dari 463 ekor hewan ternak yang terkena PMK itu sudah berhasil sembuh, karena itulah, upaya penutupan pasar kambing dan pasar sapi dianggap tepat untuk memutus mata rantai penularan PMK”ungkap Judi Ernanto, Kepala Disperta Nganjuk..

Lanjut Judi, penularan PMK pada hewan ternak ini mirip penyakit menular korona pada manusia. Temuan dua ekor kambing terkena PMK ini dari tim di lapangan peemilik ternak harus lebih waspada jika kambing atau sapinya mengalami gejala PMK.

NGANJUK,RADARJEMBER.ID- Kekhawatiran penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang kambing akhirnya terbukti, setelah Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk menemukan kambing di Kota Angin itu terkena PMK.

BACA JUGA : Wabah PMK Datanya Masih Dirahasiakan

Berdasarkan data disperta setempat , hingga kemarin, ada dua ekor kambing terkena PMK. Sedangkan, untuk sapi telah mencapai ratusan ekor. Tepatnya, berjumlah sebanyak 461 ekor sapi hingga kemarin. Praktis, jumlah ternak yang terindikasi terjangkit PMK sebanyak 463 ekor.

“Ada 41 ekor sapi dari 463 ekor hewan ternak yang terkena PMK itu sudah berhasil sembuh, karena itulah, upaya penutupan pasar kambing dan pasar sapi dianggap tepat untuk memutus mata rantai penularan PMK”ungkap Judi Ernanto, Kepala Disperta Nganjuk..

Lanjut Judi, penularan PMK pada hewan ternak ini mirip penyakit menular korona pada manusia. Temuan dua ekor kambing terkena PMK ini dari tim di lapangan peemilik ternak harus lebih waspada jika kambing atau sapinya mengalami gejala PMK.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/