alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Stok Darah Aman sampai Lebaran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah beredar kabar bahwasanya stok kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Jember menipis. Nyatanya, ketersediaannya masih terbilang aman. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki. “Saat ini, ketersediaan kantong darah di PMI Jember masih aman,” tuturnya.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

PMI sebagai organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang kemanusiaan selalu mengupayakan kebutuhan masyarakat terkait darah. Menjelang Ramadan yang kemudian memasuki bulan Syawal, permintaan kantong darah selalu meningkat. Alasan itu yang menjadikan PMI meningkatkan jumlah target. “Kita memang meningkatkan jumlah produk (kantong darah, Red), karena kita akan memasuki bulan Ramadan dan Syawal,” ungkap Zaenal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Target yang ditetapkan PMI minimal 5.000 dan maksimal 6.000 kantong darah selama bulan Ramadan nanti. “Di bulan Ramadan menargetkan 5.000 sampai 6.000 kantong,” kata Zaenal saat ditemui di markas PMI Jember. Jumlah ini terbilang besar dibandingkan hari-hari biasa yang mematok 3.000 sampai 3.500 kantong saja.

Jumlah itu memang sengaja ditetapkan karena sekitar 500 kantong disiapkan untuk membantu wilayah jejaring PMI Jember, seperti PMI Probolinggo kabupaten dan kota, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi jika ada kekurangan. “Sebagai koordinator jejaring, PMI Jember harus siap membantu,” ungkapnya saat menjelaskan tujuan distribusi kantong darah.

Masalah yang terjadi saat Syawal terbilang sudah kebutuhan masyarakat akan kantong darah meningkat. Tetapi, tidak ada yang melakukan donor pada bulan itu. Ini bisa tejadi karena pada hari-hari Lebaran mayoritas sibuk silaturahmi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah beredar kabar bahwasanya stok kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Jember menipis. Nyatanya, ketersediaannya masih terbilang aman. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki. “Saat ini, ketersediaan kantong darah di PMI Jember masih aman,” tuturnya.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

PMI sebagai organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang kemanusiaan selalu mengupayakan kebutuhan masyarakat terkait darah. Menjelang Ramadan yang kemudian memasuki bulan Syawal, permintaan kantong darah selalu meningkat. Alasan itu yang menjadikan PMI meningkatkan jumlah target. “Kita memang meningkatkan jumlah produk (kantong darah, Red), karena kita akan memasuki bulan Ramadan dan Syawal,” ungkap Zaenal.

Target yang ditetapkan PMI minimal 5.000 dan maksimal 6.000 kantong darah selama bulan Ramadan nanti. “Di bulan Ramadan menargetkan 5.000 sampai 6.000 kantong,” kata Zaenal saat ditemui di markas PMI Jember. Jumlah ini terbilang besar dibandingkan hari-hari biasa yang mematok 3.000 sampai 3.500 kantong saja.

Jumlah itu memang sengaja ditetapkan karena sekitar 500 kantong disiapkan untuk membantu wilayah jejaring PMI Jember, seperti PMI Probolinggo kabupaten dan kota, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi jika ada kekurangan. “Sebagai koordinator jejaring, PMI Jember harus siap membantu,” ungkapnya saat menjelaskan tujuan distribusi kantong darah.

Masalah yang terjadi saat Syawal terbilang sudah kebutuhan masyarakat akan kantong darah meningkat. Tetapi, tidak ada yang melakukan donor pada bulan itu. Ini bisa tejadi karena pada hari-hari Lebaran mayoritas sibuk silaturahmi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah beredar kabar bahwasanya stok kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Jember menipis. Nyatanya, ketersediaannya masih terbilang aman. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki. “Saat ini, ketersediaan kantong darah di PMI Jember masih aman,” tuturnya.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

PMI sebagai organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang kemanusiaan selalu mengupayakan kebutuhan masyarakat terkait darah. Menjelang Ramadan yang kemudian memasuki bulan Syawal, permintaan kantong darah selalu meningkat. Alasan itu yang menjadikan PMI meningkatkan jumlah target. “Kita memang meningkatkan jumlah produk (kantong darah, Red), karena kita akan memasuki bulan Ramadan dan Syawal,” ungkap Zaenal.

Target yang ditetapkan PMI minimal 5.000 dan maksimal 6.000 kantong darah selama bulan Ramadan nanti. “Di bulan Ramadan menargetkan 5.000 sampai 6.000 kantong,” kata Zaenal saat ditemui di markas PMI Jember. Jumlah ini terbilang besar dibandingkan hari-hari biasa yang mematok 3.000 sampai 3.500 kantong saja.

Jumlah itu memang sengaja ditetapkan karena sekitar 500 kantong disiapkan untuk membantu wilayah jejaring PMI Jember, seperti PMI Probolinggo kabupaten dan kota, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi jika ada kekurangan. “Sebagai koordinator jejaring, PMI Jember harus siap membantu,” ungkapnya saat menjelaskan tujuan distribusi kantong darah.

Masalah yang terjadi saat Syawal terbilang sudah kebutuhan masyarakat akan kantong darah meningkat. Tetapi, tidak ada yang melakukan donor pada bulan itu. Ini bisa tejadi karena pada hari-hari Lebaran mayoritas sibuk silaturahmi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/