alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Vaksin Dulu Tenaga Pendidik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah tatap muka diyakini masih menjadi cara terbaik dalam sistem belajar mengajar. Dengan adanya penundaan uji coba, anggota dewan menilai perlu memaksimalkan waktu untuk segala persiapan.

“Sekolah tatap muka sangat memengaruhi efektivitas kegiatan belajar. Untuk itu, sekolah tatap muka sangat penting,” kata anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Wibowo.

Menurut dia, sekolah dengan sistem daring sudah membuat siswa jenuh. Apalagi, sekolah daring juga tidak dilakukan secara full, melainkan sekitar satu jam saja. “Sekolah daring sudah membosankan. Apalagi, daring yang dilakukan tidak bisa maksimal. Anak hanya sekolah daring satu dua jam, dan itu tidak setiap hari,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Konsekuensi yang dihadapi anak-anak yakni mayoritas anak lebih banyak bermain dibandingkan belajar. “Dengan penundaan uji coba sekolah tatap muka, harus dimanfaatkan betul untuk segala persiapan,” imbuh Ardi.

Di antara persiapan yang patut dilakukan yakni memastikan kesiapan sekolah agar melaksanakan sekolah tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. “Fasilitas yang belum ada harus diupayakan. Sekolah juga harus memikirkan hal ini,” tutur Ardi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah tatap muka diyakini masih menjadi cara terbaik dalam sistem belajar mengajar. Dengan adanya penundaan uji coba, anggota dewan menilai perlu memaksimalkan waktu untuk segala persiapan.

“Sekolah tatap muka sangat memengaruhi efektivitas kegiatan belajar. Untuk itu, sekolah tatap muka sangat penting,” kata anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Wibowo.

Menurut dia, sekolah dengan sistem daring sudah membuat siswa jenuh. Apalagi, sekolah daring juga tidak dilakukan secara full, melainkan sekitar satu jam saja. “Sekolah daring sudah membosankan. Apalagi, daring yang dilakukan tidak bisa maksimal. Anak hanya sekolah daring satu dua jam, dan itu tidak setiap hari,” katanya.

Konsekuensi yang dihadapi anak-anak yakni mayoritas anak lebih banyak bermain dibandingkan belajar. “Dengan penundaan uji coba sekolah tatap muka, harus dimanfaatkan betul untuk segala persiapan,” imbuh Ardi.

Di antara persiapan yang patut dilakukan yakni memastikan kesiapan sekolah agar melaksanakan sekolah tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. “Fasilitas yang belum ada harus diupayakan. Sekolah juga harus memikirkan hal ini,” tutur Ardi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah tatap muka diyakini masih menjadi cara terbaik dalam sistem belajar mengajar. Dengan adanya penundaan uji coba, anggota dewan menilai perlu memaksimalkan waktu untuk segala persiapan.

“Sekolah tatap muka sangat memengaruhi efektivitas kegiatan belajar. Untuk itu, sekolah tatap muka sangat penting,” kata anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Wibowo.

Menurut dia, sekolah dengan sistem daring sudah membuat siswa jenuh. Apalagi, sekolah daring juga tidak dilakukan secara full, melainkan sekitar satu jam saja. “Sekolah daring sudah membosankan. Apalagi, daring yang dilakukan tidak bisa maksimal. Anak hanya sekolah daring satu dua jam, dan itu tidak setiap hari,” katanya.

Konsekuensi yang dihadapi anak-anak yakni mayoritas anak lebih banyak bermain dibandingkan belajar. “Dengan penundaan uji coba sekolah tatap muka, harus dimanfaatkan betul untuk segala persiapan,” imbuh Ardi.

Di antara persiapan yang patut dilakukan yakni memastikan kesiapan sekolah agar melaksanakan sekolah tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. “Fasilitas yang belum ada harus diupayakan. Sekolah juga harus memikirkan hal ini,” tutur Ardi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/