Radar Jember - Warga berbondong-bondong mendatangi halaman Kantor Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Senin (9/3).
Mereka berburu berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dalam kegiatan Pasar Murah Ramadan.
Sejak dibuka, beras SPHP, minyak goreng, telur hingga cabai menjadi komoditas yang paling banyak diserbu masyarakat.
Selain bahan pangan, kegiatan tersebut juga menyediakan berbagai produk UMKM seperti pakaian, kerajinan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Produk-produk tersebut dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Tak heran jika sejak siang hari dipadati warga yang datang untuk berbelanja.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Bahan Pokok Penting Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Jember Lilik Makhfiyah mengatakan, pasar murah ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.
Sejumlah komoditas disediakan dengan harga lebih rendah dari harga pasar, seperti beras SPHP, gula, minyak goreng, bawang merah hingga cabai.
“Pasar murah ini kami hadirkan sebagai upaya menjaga stabilitas harga, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat di bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurut Lilik, beberapa bahan pokok seperti cabai rawit sempat mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca yang memengaruhi hasil panen petani.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Beras SPHP misalnya dijual seharga Rp 45 ribu per kemasan 5 kg, sedangkan minyak goreng dijual Rp 15 ribu per satu liter.
“Kami juga membatasi pembelian maksimal dua buah agar masyarakat lain juga bisa kebagian,” katanya.
Ia menambahkan, Pasar Murah Ramadan akan digelar di lima kecamatan. Selain Kalisat, kecamatan lainnya di antaranya Kecamatan Ajung, Umbulsari, Ledokombo, dan Sumberjambe.
Dalam setiap lokasi pelaksanaan, pemerintah daerah juga melibatkan pelaku UMKM setempat untuk ikut memasarkan produk mereka.
“Tujuannya selain menjaga stabilitas harga juga membantu pemasaran produk UMKM di masing-masing kecamatan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumberjeruk Totok Sugianto menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pertama kegiatan tersebut.
Ia menilai kehadiran pemerintah daerah secara langsung menjadi bentuk dukungan nyata bagi masyarakat desa.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat Sumberjeruk luar biasa. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya. (kin/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh