Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hoaks Pertalite Langka di Jember! Hiswana Migas DPC Besuki: Stok Aman, Masyarakat Jangan Panic Buying!

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 6 Maret 2026 | 04:00 WIB

STASIUN BAHAN BAKAR: Kondisi SPBU Tegal Besar, Kamis pagi (5/3).
STASIUN BAHAN BAKAR: Kondisi SPBU Tegal Besar, Kamis pagi (5/3).

Radar Jember - Pesan berantai yang menyebut Pertalite langka di sejumlah SPBU Jember ramai beredar di grup WhatsApp dan media sosial, kemarin (5/3).

Informasi tersebut membuat sebagian masyarakat khawatir akan terjadi kelangkaan BBM.

Namun, Hiswana Migas memastikan pasokan Pertalite di wilayah Jember masih aman dan distribusi berjalan normal.

Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Iqbal Wilda Fardana, menegaskan distribusi BBM dari depot ke SPBU hingga saat ini tetap berjalan normal.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya.

“Stok masih aman, terkendali dan normal. Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.

Panic buying justru berpotensi memicu antrean panjang hingga menimbulkan kelangkaan semu di SPBU.

“Jangan sampai masyarakat termakan hoaks lalu membeli berlebihan. Itu yang justru bisa membuat stok BBM cepat habis di lapangan,” tegasnya.

Informasi soal kelangkaan Pertalite sendiri mulai ramai beredar di tengah masyarakat.

Dalam pesan yang beredar di sejumlah grup WhatsApp warga, disebutkan beberapa SPBU di Jember tidak lagi menyediakan Pertalite, di antaranya SPBU Tegal Besar dan SPBU Jalan Ahmad Yani.

Pesan tersebut menyebut stok Pertalite di sejumlah SPBU sudah habis sejak pagi hari.

Informasi itu kemudian menyebar luas melalui berbagai grup WhatsApp warga hingga komunitas di Facebook.

Isu tersebut juga mencuat di tengah situasi geopolitik global yang sedang memanas.

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang disebut berdampak pada jalur distribusi energi dunia membuat sebagian masyarakat khawatir terhadap pasokan BBM.

Kekhawatiran itu juga dipicu pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menyebut kemampuan cadangan BBM nasional berada di kisaran sekitar 20 hari.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan spekulasi di masyarakat hingga memicu kekhawatiran akan terjadi kelangkaan.

Di sejumlah daerah bahkan muncul kabar masyarakat melakukan panic buying. Salah satunya dilaporkan terjadi di Aceh setelah isu serupa beredar di media sosial.

Sementara itu, pengawas SPBU Tegal Besar, Priyono, menyampaikan kondisi di SPBU tersebut sebenarnya masih memiliki stok Pertalite.

Hanya saja, layanan pengisian sempat terhenti karena mesin dispenser mengalami kerusakan dan sedang dalam proses perbaikan.

“Kalau di Tegal Besar ada stok sekitar 8 kilo liter, hanya mesin masih rusak dan sedang diperbaiki,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp. (yul/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Pertalite langka #BBM #konflik Iran Amerika Serikat #spbu #Menteri ESDM Bahlil Lahadalia #hiswana migas