Radar Jember – Robohnya jembatan penghubung Dusun Darungan Selatan dengan Darungan Utara, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, membuat akses dari Ajung ke Sukorambi terputus.
Jembatan yang dinamai Jembatan Darus tersebut, rusak saat terjadi banjir besar.
Jembatan gantung ini memiliki panjang 105 meter. Bagian penyangga di sisi selatan sungai roboh.
“Sling penahan jembatan putus lebih awal,” kata Sito, 55, warga sekitar jembatan.
Penyangga itu yang roboh terseret banjir. Saat insiden, ada rumpun bambu sehingga jembatan tak sampai terseret banjir.
Hanya saja, jembatan penghubung Desa Ajung/Kecamatan Ajung dengan Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, itu masih utuh.
"Jembatan ini baru direnovasi bagian lantainya diganti semua. Jembatan sepanjang 105 meter itu Hari Minggu (14/12), kemudian baru dilewati sehari pada Senin (15/12) dan ternyata terkena banjir," kata Sito.
Jembatan ini merupakan jalan alternatif warga dari Desa Ajung yang ke arah Rambipuji dan Desa Jubung, Sukorambi.
Ini sebagai jalan alternatif warga untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah di SMKN 5 Jember dan ke SD Negeri Jubung 01, serta warga yang akan bekerja.
“Sejak Senin (15/12) malam, jembatan sudah tidak bisa dilewati lagi,” pungkasnya. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh