JEMBER, Radar Jember – Impian warga Jember untuk bisa terbang langsung ke Bali sebentar lagi jadi kenyataan. Pemerintah Kabupaten Jember menggandeng Lion Air Group untuk membuka rute penerbangan Jember–Bali, dan menariknya, program ini berjalan tanpa menggunakan dana APBD.
Kabar baik itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim usai bertemu dengan pemilik sekaligus pendiri Lion Air, Rusdi Kirana, dan Bupati Jember Muhammad Fawait.
Hasil pertemuan tersebut memantapkan komitmen Lion Air membuka jalur udara Jember–Denpasar pulang-pergi melalui Bandara Notohadinegoro.
“Puji syukur, setelah berdiskusi dengan Pak Rusdi Kirana, kami sepakat mendukung pembukaan jalur udara Jember–Bali pulang-pergi lewat Bandara Notohadinegoro,” ujar politisi yang akrab disapa Gus Rivqy itu.
Ia menjelaskan, pembukaan rute ini bukan sekadar menambah konektivitas udara, tetapi juga membuka peluang besar bagi investasi dan pengembangan usaha lokal.
“Dengan jalur ini, arus wisata, perdagangan, dan investasi akan makin hidup. Ekonomi Jember akan lebih bergerak,” imbuhnya.
Untuk tahap awal, jadwal penerbangan direncanakan tiga kali dalam sepekan, yakni Senin, Rabu, dan Jumat.
Pesawat akan lepas landas dari Jember sekitar pukul 13.00 WIB, sedangkan dari Bali dijadwalkan pukul 11.50 WITA. Saat ini, koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura tengah dilakukan untuk memfinalisasi izin operasional.
Yang patut diapresiasi, seluruh biaya operasional rute ini ditanggung penuh oleh pihak Lion Air Group.
Pemerintah daerah tidak perlu menanggung subsidi, deposit, maupun pembelian kursi di muka.
“Semua murni inisiatif bisnis Lion Air. Jadi tidak membebani APBD sedikit pun,” tegas Gus Rivqy.
Ia menilai, langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jember.
“Konektivitas udara yang baik akan mempercepat perputaran ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, tarif tiket masih dalam tahap pembahasan. Namun ia memastikan harga akan dibuat terjangkau dan kompetitif agar bisa dinikmati masyarakat luas.
“Yang jelas, ini langkah maju bagi Jember untuk semakin terbuka dan terhubung,” pungkasnya.(yul)
Editor : M. Ainul Budi