SILO, Radar Jember - Di balik keberhasilan sebuah ekspor, ada cerita panjang tentang kerja keras dan kolaborasi.
Inilah yang terjadi pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, yang baru saja mencatatkan sejarah dengan ekspor perdananya.
Awalnya, hanya mimpi. Kini, mimpi itu menjadi kenyataan saat peti-peti berisi kopi pilihan dan kerajinan tangan nan indah siap dikirim ke Brunei Darussalam, Hong Kong, dan Singapura.
Baca Juga: Dorong Pengembangan Potensi Kopi Jember, Wamentan Sudaryono Bukakan Jalan Kerja Sama
Ekspor langsung (direct export) ini mencakup komoditas kopi dan kerajinan tangan dengan total nilai kontrak Letter of Intent (LOI) mencapai 78 ribu USD.
Rinciannya, 30 ribu USD dengan Brunei Darussalam, Hongkong 23 ribu USD, dan dengan Singapura 25 ribu USD.
Ekspor perdana ini mengirimkan berbagai produk unggulan Jember, termasuk kopi berkualitas tinggi, serta produk kerajinan tangan seperti batik, syal, dan handicraft ke Hongkong.
Baca Juga: Bupati Fawait Turun ke Ladang! Serahkan Pompa Diesel dan Dukung Kopi Jember Tembus Pasar Ekspor
Dengan total nilai kontrak sebesar US$ 78.000 ini menjadi buah manis dari perjuangan kolektif para petani dan pengrajin desa.
Kepala Desa sekaligus Ketua KDMP Sidomulyo, Kamiludin, menjadi aktor penting yang menggerakkan roda ekonomi desa ini. Serta peran Export Center Surabaya yang memfasilitasi pertemuan langsung dengan buyer internasional.
Ia tidak hanya memimpin, tetapi juga menjadi fasilitator bagi warganya untuk bisa menembus pasar yang lebih besar.
"Ini bukan hanya tentang nilai dolar, tapi juga tentang kepercayaan dan harapan," kata Kamiludin, saat pemberangkatan ekspor kopi dan kerajinan tangan ke tiga negara melalui KDMP Sidomulyo, Silo, Jember, (31/8).
Kepercayaan dari buyer internasional menjadi modal berharga bagi KDMP.
Rencana pembukaan kantor cabang di Brunei Darussalam menjadi bukti keseriusan mereka untuk membangun hubungan bisnis jangka panjang, bukan sekadar transaksi sesaat.
Baca Juga: 248 KMP Sudah Berdiri di Jember, Tapi Baru 1 yang Siap Jalan! Ini Kata Dinas Koperasi
Di waktu yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, Sartini, melihat capaian ini sebagai pemecah keraguan atas keberadaan koperasi selama ini.
"Ini membuktikan, koperasi desa bisa berdaya dan berinovasi," kata Sartini.
Ia optimistis potensi ekspor kopi ini juga bisa menyasar sejumlah komoditas unggulan Jember lainnya dan melakukan ekspansi pasar global ke beberapa negara Asia lain.
Keberhasilan ini juga diharapkan memantik semangat baru bagi KDMP lainnya di Jember, bahwa produk lokal para pelaku UMKM di pelosok desa, memiliki potensi luar biasa.
Dengan beberapa sentuhan dan dukungan, peluang bisa bersinar di pasar global menjadi terbuka lebar. Dan KDMP Sidomulyo ini telah membuktikannya.
Editor : M. Ainul Budi