ANTIROGO, Radar Jember – Kabar duka sedang menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Salah satu majelis pengasuh pondok, KH. Abdurrahman Fathoni, tutup usia pada Rabu malam (2/4) kemarin, 04 Syawal 1446 Hijriyah, sekitar pukul 23.50 waktu setempat.
Gus Abduh, sapaan akrabnya, tutup usia di Rumah Sakit PTP Kaliwates, Jember, setelah berjuang melawan penyakit hepatitis yang deritanya. Kabar kepulangan Gus Abduh ini dibenarkan oleh Pengasuh PP. Nuris Jember, Gus Robith Qoshidi, melalui pesan tertulisnya, ke grup whatsapp Komunitas Nahdliyin Jember, (3/4).
Begitu kabar duka itu tersiar, ia menyampaikan Gus Abduh akan dikebumikan di pemakaman keluarga, lingkungan PP. Nuris, setelah proses memandikan, mengkafani dan menshalatkan selesai, sekitar pukul 00.30 waktu setempat. "Mohon doa," katanya, singkat.
Gus Abduh, merupakan Kepala SMK Nuris Jember sekaligus menantu pertama Syaikhul Ma'had PP. Nuris Jember, KH. Muhyiddin Abdusshomad.
Gus Abduh bukanlah orang baru di PP. Nuris. Dia juga merupakan cucu alm. KH. Abdusshomad, muassis Pondok Pesantren Darussalam, Jember.
Selama menjadi pengasuh dan mengepalai SMK Nuris, Gus Abduh memiliki komitmen tinggi dalam membangun kemandirian santri.
Baginya, santri tidak sekadar belajar ilmu agama atau mengaji, namun juga diajak mengembangkan bakat dan minatnya dalam berwirausaha agar memunculkan entrepreneur- entrepreneur handal.
Gus Abduh, juga merupakan pengasuh di Pondok Pesantren Mahasiswa Entrepreneur (PPME) Nuris 2, Mangli, Kaliwates. Di sana, ia menggerakkan sejumlah badan-badan usaha yang semuanya digawangi oleh santri dan dikelola secara profesional.
Kepulangan Gus Abduh menghadap Tuhan yang Maha Esa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga pondok, para dewan pendidik, santri, dan kalangan alumni.
Ia meninggalkan istri, Ning Balqis al Humaira, dan tiga orang anaknya.
Tidak sedikit juga pondok pesantren di tanah air turut mengutarakan rasa duka, melalui akun resminya yang tersiar di berbagai media sosial. "Alfatihah, semoga husnul khatimah," kata Prof. KH. Nor Harisudin, pengasuh PP. Darul Hikam Mangli Kaliwates, Jember. (mau/bud)
Editor : M. Ainul Budi