Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lebih Dari Sebulan Insentif Kader Posyandu di Jember Dipending, KENAPA?

Radar Digital • Selasa, 28 Januari 2025 | 12:10 WIB
MENGUKUR: Pengukuran tinggi badan balita terus dilakukan di Posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak.
MENGUKUR: Pengukuran tinggi badan balita terus dilakukan di Posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak.

SUMBERSARI, Radar Jember - Insentif belasan ribu kader posyandu belum diberikan sejak November 2024.

Keterbatasan ruang fiskal Pemkab Jember disebut sebagai alasannya.
Anggota Komisi D DPRD Jember Fatmawati mendapatkan laporan itu dari beberapa kader posyandu di Kecamatan Kalisat.

Honor Rp 300 ribu yang harusnya dicairkan tiap bulan itu terpending sampai saat ini.

Dia menyebut, kader posyandu khawatir jika honor tersebut sengaja tak diberikan.

Fatma menambahkan, meski nominalnya tidak seberapa, namun honor itu adalah ujung tombak mereka.

"Bahkan saya tahu, setelah pencairan, mereka sampai (mengucap, Red) Alhamdulillah bu saya bisa beli beras lagi," bebernya menirukan ungkapan kader posyandu.

Dia mempertanyakan nasib honor kader posyandu yang terpending kepada Dinas Kesehatan (Dinkes). Dia berharap insentif itu tidak lantas hangus dan diberikan dan dirapel tahun ini.


Sementara itu, Kepala Dinkes Jember Hendro Soelistijono mengatakan, pihaknya selalu menganggarkan honor kader posyandu untuk 12 bulan.

"Tapi ruang fiskal kami sepuluh bulan," ucapnya.

Sehingga belum ada anggaran untuk 14.475 orang kader posyandu.

Namun dia menyampaikan, dua bulan yang belum dicairkan itu akan diberikan.

Dan pada tahun ini dia pastikan anggarannya full selama 12 bulan untuk kader posyandu. (sil)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #insentif #posyandu