Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Prediksi Cuaca Jember, Setelah El Nino, La Nina Akan Datang

Radar Digital • Kamis, 14 Maret 2024 | 00:05 WIB
KELABU: Kondisi cuaca di wilayah kota Jember yang diselimuti awan mendung.(JUMAI/RADAR JEMBER)
KELABU: Kondisi cuaca di wilayah kota Jember yang diselimuti awan mendung.(JUMAI/RADAR JEMBER)

KEPATIHAN, Radar Jember - Fenomena suhu lautan pasifik El Nino telah memicu berbagai kejadian ekstrem di Jember pada akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024. Selain bencana kekeringan dan kebakaran, hal itu membuat lonjakan harga beras. "El Nino berandil besar terhadap lonjakan harga beras sekarang," kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pos Bandara Notohadinegoro telah memprediksikan bahwa El Nino akan berakhir pada bulan April mendatang. Bahkan kemungkinan kecil akan digantikan dengan fase La Nina. "Tanda-tanda La Nina sudah mulai tampak," jelasnya saat mengikuti Si Rambo.

Namun, hingga saat ini BMKG belum bisa mengukur kekuatan La Nina yang kemungkinan terjadi pada paruh akhir tahun 2024. Dalam siklusnya, La Nina tidak akan berdampak besar pada musim kemarau. Sangat berbeda dengan El Nino yang berdampak pada sektor pertanian.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan, musim kemarau yang disertai La Nina kemungkinan curah hujannya tetap tinggi. Meski tak setinggi musim hujan, tapi cukup banyak dari curah hujan normal di musim kemarau. "Usai El Nino diganti La Nina, itu sudah cukup normal jika intensitasnya sedang. Jadi, warga tidak perlu khawatir," ungkapnya.

Sementara itu, pada tahun 2024 di Jember curah hujan diprediksi berkisar pada kondisi normal. Sehingga tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Khususnya yang bekerja di sektor pertanian.

Walaup begitu, yang perlu di perhatikan jika benar-benar terjadi La Nina yakni tanaman hortikultura. Sebab, tanaman tersebut akan terganggu jika mendapat air yang terlalu banyak. "Seperti lombok, nanti ketika La Nina terjadi pasti akan terganggu," pungkasnya. (qal/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #jember fashion carnaval #Jember Berbagi