SEMPOLAN, Radar Jember – Pedagang Kaki Lima (PKL) memang menjadi salah satu kekuatan ekonomi. Bahkan, tak sedikit PKL bisa menyerap tenaga kerja. Namun, tetap saja PKL yang tidak memperdulikan kepentingan umum. Memakai trotoar untuk berjualan, bahkan jembatan pun tak luput jadi lapak mereka.
Hal itu tampak di Jembatan Sumberjati yang berada di Jalan Jember – Banyuwangi, tepatnya di Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Pedagang yang berjualan pun menjajakan busana. Padahal sepanjang jalan itu cukup padat lalu lintas.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, akibat adanya pedagang berjualan di atas jembatan. Membuat pejalan kaki, tidak bisa memakai trotoar. Mereka harus turun ke jalan aspal, hal itu cukup berbahaya mengingat jalan provinsi tersebut cukup padat dengan lalu-lalang kendaraan. “Seharusnya ada petugas yang menertibkan PKL yang berjualan di jembatan. Kalau tidak dibiarkan, PKL mengira tidak jadi masalah. Bisa jadi, mengundang PKL lain untuk berjualan di lokasi yang sama,” ujar Hartono warga setempat. (jum/dwi)
Editor : Radar Digital