Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bakal Jadi Monumen Lokomotif Kereta Api di Jember

Safitri • Sabtu, 23 September 2023 | 17:42 WIB

 

BARU: Petugas memindahkan lokomotif kereta api seri D301 13 dari Stasiun Cilacap ke kawasan perkantoran PT KAI Daop 9, di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Patrang, pagi kemarin.
BARU: Petugas memindahkan lokomotif kereta api seri D301 13 dari Stasiun Cilacap ke kawasan perkantoran PT KAI Daop 9, di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Patrang, pagi kemarin.
 

JEMBER LOR, Radar Jember - Jalan PB Sudirman di Kecamatan Patrang sempat ditutup sementara, kemarin (22/9). Penutupan jalan di sekitar perkantoran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember itu berlangsung sekitar empat jam. Hal itu disebabkan adanya kedatangan satu lokomotif kereta dari Stasiun Cilacap ke Jember.

Pantauan di lapangan, lokomotif itu diangkut dengan truk trailer. Selanjutnya, pemindahan itu menggunakan bantuan mobil crane dari truk ke lokasi yang bakal dijadikan landmark baru di Jember. Sebab, di lokasi ini nantinya akan dibangun monumen lokomotif.

Plh Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Anwar Yuli Prastyo mengatakan, lokomotif itu bernomor seri D301 13. Sebuah lokomotif yang didatangkan langsung dari Cilacap. Namun, kedatangan lokomotif ini bukan untuk dioperasionalkan, melainkan bakal dijadikan pajangan sebagai monumen sekaligus penanda keberadaan Stasiun Jember dan area perkantoran KAI.

Anwar menjelaskan, lokomotif itu memiliki peran penting bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api. Sebab, lokomotif D301 13 pernah bertugas di Jember. “Itu terjadi pada rentang tahun 1986-1991. Dari struktur bodi lokomotif masih bagus. Tetapi, nanti akan dilakukan perbaikan dan pengecatan ulang agar tampilannya lebih menarik,” jelasnya.

Oleh karena itu, setelah lokomotif terpasang, masyarakat belum bisa menggunakannya. Baik untuk berswafoto maupun sekadar nongkrong di sekitar lokasi. Sebab, pihaknya akan melakukan restorasi, penambahan aksesori, dan pemasangan pengaman. “Selain menarik, ini juga bisa terjaga dan tidak dirusak,” imbuhnya.

Mengenai monumen yang dibuka untuk umum, Anwar masih belum bisa memastikannya. Sebab, KAI Jember masih menunggu seluruh proses restorasi dan penataan itu selesai dilakukan. “Jadi, kami tutup kembali dengan pagar pembatas seperti sebelumnya,” pungkasnya. (kin/c2/nur)

Editor : Safitri
#Jember #lokomotif #Kereta Api