SEMENTARA itu, di balik peristiwa kebakaran di Desa/Kecamatan Pakusari ini ada kabel atau jaringan PLN tegangan tinggi yang posisinya rendah hingga ikut terbakar. Posisi kabel itu ada di atas bengkel dan warung yang mengalami kebakaran. Mengetahui ada kabel yang terbakar, pihak PLN langsung gerak cepat (gercep) melakukan penggantian kabel.
Jaka Rahma, Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari PLN ULP Kalisat, menyebutkan, ada dua pohon yang ikut terbakar sehingga mengenai jaringan bertegangan tinggi milik PLN. Masing-masing jaringan yang ikut terbakar panjangnya sekitar 50 meteran, persis di atas bengkal.
Dia dan puluhan petugas PLN dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalisat pun turun ke lokasi. Kabel tersebut selanjutnya diganti baru karena sudah meleleh akibat kebakaran. “Perbaikan dengan mengganti kabel baru itu agar ratusan pelanggan yang listriknya padam segera bisa teratasi dan menyala kembali,” katanya.
Kerusakan pada jaringan itu ada di dua penyangga yang saling berdekatan. Karena itu, dilakukan penanganan pada jaringan yang bertegangan rendah terlebih dahulu, selanjutnya jaringan bertegangan tinggi. “Untuk sementara, kerugian yang dialami PLN masih belum diketahui, karena yang penting jaringan bisa tersambung, sehingga pelanggan tidak terganggu,” jelasnya Jaka.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kebakaran di lokasi bukan hanya merusak jaringan PLN. Ada kabel telepon serta jaringan wifi yang juga meleleh akibat kebakaran. Saat itu, secara bersamaan, petugas Telkom dan pemilik jaringan wifi juga terlihat melakukan perbaikan. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital