Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Lipat Jas Hujan saat Basah

Safitri • Jumat, 11 November 2022 | 17:24 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Pemakaian jas hujan menjadi solusi untuk tetap beraktivitas meski turun hujan. Terutama bagi warga yang mengendarai sepeda motor. Namun demikian, jas hujan yang dipakai berkali-kali dan tidak kering bisa menebarkan bau tak sedap.

BACA JUGA : Video Upeti Tambang Bakal Dipolisikan Oleh Hendra Kurniawan

Bagian dalam jas hujan biasanya pengap dan bisa membuat berkeringat lebih banyak. Belum lagi jas hujan terkena cipratan tanah, juga bisa membuatnya kotor. Nah, bila tetap disimpan dan dilipat dalam kondisi basah, maka dapat dipastikan keesokan harinya akan berbau.

Menurut Rahmat Hidayat, penjual jas hujan, perlu penanganan dan perawatan yang tepat agar jas hujan tidak kotor serta menimbulkan bau tak sedap. Banyak cara yang dapat dilakukan. Mencuci secara berkala merupakan satu di antaranya. “Mencucinya lebih aman dengan manual atau dengan tangan. Bisa dicuci seminggu sekali,” tuturnya.

Menurut Rahmat, mencucinya sangatlah mudah. Hanya dengan merendam dalam ember yang telah terisi larutan deterjen. Setelah itu, dapat disikat apabila ada noda kotoran pada jas hujan.

Rahmat melanjutkan, setelah mencuci jas hujan, sebaiknya langsung dijemur di tempat yang berangin. Sebab, pada dasarnya jas hujan dirancang untuk tahan terhadap air dan panas matahari. Sehingga tidak masalah menjemur jas hujan yang baru dicuci langsung di bawah sinar matahari.

Selain rutin mencuci, menjemur setelah pemakaian juga penting. Hal itu dapat menghindarkan jas hujan dari bau tidak sedap. “Terkadang, meskipun sudah dijemur setelah pemakaian, tetap saja bau. Sehingga dengan kondisi tersebut berarti sudah waktunya untuk mencuci jas hujan itu,” pungkasnya. (mg2/c2/nur) Editor : Safitri
#jas hujan #Solutips