Baca Juga : Sambut Ramadan Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Yukon Afrinaldo menuturkan, menjelang Lebaran pihaknya sudah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 4,98 triliun untuk penukaran uang. Perinciannya dengan Rp 4,56 triliun uang pecahan besar yang terdiri atas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Sedangkan Rp 420 miliar uang pecahan kecil yang terdiri atas Rp 20 ribu sampai Rp 2 ribu. "Nah, ini untuk wilayah Sekarkijang (eks Karesidenan Besuki dan Lumajang, Red),"ungkapnya.
Sementara, untuk Jember, lanjutnya, sebesar Rp 1,14 triliun. Jumlah itu lebih sedikit sebesar 47,84 persen dari data tahun sebelumnya sebesar Rp 2,18 triliun. "Hal ini disebabkan optimalnya transaksi uang kartal antar bank (TUKAB) atau mekanisme pemenuhan uang tunai suatu bank dengan mendahulukan sumber pemenuhan dari bank lain sebelum melakukan penarikan di Bank Indonesia,” terangnya.
Selain itu, implementasi mesin ATM setor tarik tunai atau cash recycling machine di beberapa bank juga turut memengaruhi penurunan proyeksi kebutuhan uang tunai selama periode Ramadan tahun ini.
Pria yang sebelumnya bertugas di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, ini menambahkan, untuk kas keliling sendiri, pihaknya sudah menyediakan layanan tukar uang pecahan baru mulai 4 hingga 29 April dan tersebar di 81 titik loket bank umum. "Seluruh perbankan wajib melayani penukaran uang,” tuturnya.
Sementara itu, bagi masyarakat umum, BI Jember membuka layanan penukaran kas keliling di Roxy Mall Jember mulai tanggal 18 hingga 20 April. Layanan tersebut dapat dinikmati masyarakat dengan sebelumnya mendaftar secara online menggunakan aplikasi PINTAR pada situs https://pintar.bi.go.id. "Nanti masyarakat bisa melakukan penukaran, dengan disusun rapi terlebih dahulu. Terus ada aplikasi pintar yang itu diisi sewaktu sebelum mengambil uangnya," pungkasnya. (mg6/c2/dwi) Editor : Safitri