Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Video Viral Konten Cegah Golput hingga Diposting Ulang Gubernur

Safitri • Kamis, 17 Desember 2020 | 20:50 WIB
KREATIF: Muhammad Haris, pemain TikTok asal Desa/Kecamatan Ledokombo menujukkan video kreasinya yang berisi tentang ajakan antigolput.
KREATIF: Muhammad Haris, pemain TikTok asal Desa/Kecamatan Ledokombo menujukkan video kreasinya yang berisi tentang ajakan antigolput.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Suara Muhammad Haris tiba-tiba meninggi. Nadanya yang semula pelan, berubah lebih lantang. Dia terlihat begitu semangat ketika menceritakan ihwal konten video yang dia bikin beberapa waktu lalu. Video tentang ajakan mencoblos di aplikasi TikTok tersebut viral di media sosial. Bahkan, sampai diunggah ulang oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di akun instagramnya.

Video Haris yang cukup terkenal itu, berisi tentang ajakan mencoblos pada pilkada serentak. Dia bermain TikTok dengan bahasa Madura Jemberan. Dalam videonya, dia mengajak warga mencoblos. Jika tidak, maka disebutnya tak menghargai upaya petugas KPPS yang telah mempersiapkan serta mengirim undangan. Dia pun mengajak agar tidak golput. Bahkan, dia menyindir sejumlah orang yang golput akan berada di depan saat ada bantuan.

Video TikTok inilah yang diposting ulang di instagram gubernur. Haris pun mengaku bertambah semangat karena mendapat respon dari orang nomor satu di Jawa Timur. “Saya tambah semangat karena TikTok saya di pos gubernur. Sumbernya juga disebut didapat dari saya,” paparnya.

Sebenarnya, Haris tinggal di perdesaan, di Desa/Kecamatan Ledokombo. Meski bermukim jauh dari perkotaan dan berada di kawasan yang sulit sinyal, kondisi itu tak menghalangi kreativitasnya dalam mengampanyekan ajang demokrasi lima tahunan tersebut. Terlebih, Haris juga sudah cukup akrab dengan konten video semacam itu. Karena dia bermain TikTok sekitar setahun terakhir.

Haris yang kini memiliki 26 ribu lebih follower di TikTok mengaku, apa yang dilakukan awal mulanya banyak dipandang miring oleh banyak orang. Akan tetapi, dia punya semangat berkat orang tuanya mendukung apapun yang dilakukan sepanjang tidak merugikan orang lain. “Saya main TikTok baru setahun ini. Alhamdulillah, keluarga saya mendukung,” ucapnya.

Pria 28 tahun yang memiliki cara bercakap-cakap cepat ini membuatnya banyak digemari orang. Bahkan, dalam setahun terakhir, dia juga mengembangkan kreativitasnya di Instagram. Berkat ketekunan serta penyajian konten-konten kreatif, dia sekarang mendapatkan cukup banyak pengikut di media sosial dalam waktu yang relatif singkat. “Instagram saya baru sembilan ribu. Semoga ke depan tambah baik,” ulasnya.

Dalam pembuatan konten-konten tersebut, Haris berkata, dia banyak mengajak warga untuk turut serta dalam videonya. Bukan hanya itu, dia juga tak segan melakukan hal yang sulit dilakukan orang lain. “Pernah juga sama orang gila main TikTok,” imbuhnya.

Selain itu, TikTok yang dibuat juga banyak dilakukan di desanya. Terkadang, sinyal di tempatnya kurang baik sehingga dia harus sabar untuk mencari tempat-tempat yang bersinyal. “Berkunjung ke saudara, bermain sama teman, termasuk para tokoh juga sering saya ajak TikTokan,” bebernya.

Berkat kreativitasnya, kini Haris banyak diorder dan diajak bermain oleh mereka yang bisa membuat konten-konten lucu, menarik, menginspirasi dan sebagainya. “Isi konten sebisa mungkin harus memberi manfaat. Kemudian dalam membuatnya tidak merugikan orang lain,” bebernya.

Pria yang sempat menjadi anggota KPPS di TPS 04 Desa Ledokombo ini berharap, agar dirinya dan warga Jember pada umumnya bisa terus berkreasi. “Tinggal di desa bukan halangan untuk memanfaatkan media sosial dengan baik. Sepanjang kreativitas itu positif, saya kira perlu untuk diteruskan dan rutin,” pungkasnya. Editor : Safitri
#Jember #Viral