Sayangnya, hal tersebut tak dapat diwujudkan oleh beberapa mahasiswa yang kampusnya lebih mengutamakan kesehatan di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ini. Salah satunya, seperti yang dialami oleh Alifian Bayu Hibatullah.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember yang melaksanakan KKN di lingkungannya sendiri. Yakni, di Perumahan Mastrip, Kecamatan Sumbersari. “Karena menjalani KKN di lingkungan sendiri, saya membuat program pengamanan yang bisa bermanfaat untuk warga di Perumahan Mastrip,” tutur Bayu.
Dirinya membuat aplikasi yang bernama Mastrip Siaga. Aplikasi tersebut, lanjutnya, dapat diakses melalui Android setiap warga di Perumahan Mastrip. “Di dalamnya terdapat tiga fitur,” jelas warga di Perumahan Mastrip, Blok S-15, Kecamatan Sumbersari, itu.
Pertama adalah pusat informasi. Yakni, berisi berita terbaru seputar Perumahan Mastrip. “Contohnya seperti pengumuman lomba agustusan, pengumuman kebijakan masjid yang terbaru, dan pengumuman program kerja baru,” lanjutnya.
Selain berita, Bayu menyatakan bahwa aplikasi tersebut juga memuat artikel yang bermanfaat seperti edukasi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru di Kabupaten Jember. Kedua adalah profil RT/RW. Warga dapat melihat profil RT dan RW di Perumahan Mastrip. “Lengkap dengan nama, alamat, nomor telepon, dan foto masing-masing,” paparnya.
Terakhir adalah tombol darurat. Saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan kemalingan, warga tinggal menekan tombol darurat di aplikasi itu.
Saat menyosialisasikan aplikasi miliknya, lanjut Bayu, warga perumahan tampak antusias. Tujuannya, untuk meresmikan aplikasi Mastrip Siaga, sekaligus memperkenalkannya kepada warga. “Launching diadakan tiga kali untuk menghindari penumpukan masa,” lanjutnya. Yakni, warga RW 20, RW 21, RW 18, dan RW 20.
Acara launching dimulai dengan penjelasan tentang definisi, pengenalan fitur, manfaat, dan kelebihan. Lalu, dilanjutkan dengan demo aplikasi. Ketua RW 19 Yusuf Adi Wibowo mengapresiasi kinerja aplikasi tersebut. “Terima kasih, ini sangat bermanfaat bagi warga di Perumahan Mastrip, khususnya untuk warga di RW 19,” ujarnya.
Dia berharap, aplikasi itu dapat membantu aktivitas warga perumahan dari hal-hal yang tak diinginkan pada masa mendatang. “Program ini sangat menarik, tidak tertutup kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk sarana informasi di RT, RW, atau tempat lain,” tutur Ketua RW 20 Rustam. Editor : Safitri