Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Cuma Asal Mulus! DPUPR Jember Uji Ketat Kualitas Aspal di Jalan Balung

Maulana RJ
Penulis: Maulana RJ❯
FOKUS KUALITAS: Pengerjaan peningkatan jalan di ruas Jalan Terminal–SMPN 1 Balung, Kecamatan Balung, Selasa (27/10). (DOK. DISKOMINFO JEMBER)
FOKUS KUALITAS: Pengerjaan peningkatan jalan di ruas Jalan Terminal–SMPN 1 Balung, Kecamatan Balung, Selasa (27/10). (DOK. DISKOMINFO JEMBER)

Advertisement

Radar Jember - Jalan mulus belum tentu kuat. Hal itu sepertinya tengah menjadi fokus pemerintah daerah demi memastikan proyek pengaspalan jalan di Jember bisa berumur panjang.

Tak ingin aspal cepat rusak, Pemkab Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai memperketat pengawasan kualitas.

Salah satunya melalui pengujian laboratorium konstruksi, seperti aspal pada proyek peningkatan Jalan Terminal–SMPN 1 Balung, Desa Tutul, Kecamatan Balung, (27/10).

Advertisement

Langkah ini diambil untuk memastikan proyek fisik tidak sekadar jadi secara visual, tetapi tahan uji secara teknis. Koordinator Laboratorium Konstruksi DPUPR Jember, Gede Aryasa, menegaskan bahwa kualitas aspal jalan tidak boleh ditawar.

Menurut dia, kekuatan struktur jalan wajib dibuktikan lewat data laboratorium, bukan sekadar kasat mata. "Kekuatan sebuah konstruksi bukan hanya dilihat dari mata, tetapi harus diuji," katanya, dalam keterangan resminya, Selasa (27/10).

Advertisement

Dalam pengujian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur Laboratorium Konstruksi, Bidang Jalan, konsultan pengawas, hingga Korwil Bina Marga Balung, menerapkan serangkaian metode ketat.

Pertama, mengukur takaran lapis perekat per satuan luas, melibatkan penimbangan kertas uji sebelum dan sesudah dilapisi aspal cair guna memastikan volume perekat sesuai spesifikasi teknis.

Kedua, pengambilan sampel aspal gembur untuk diuji di laboratorium demi membongkar kadar aspal serta gradasi agregat, untuk mencocokkan komposisi material di lapangan dengan formula rancangan campuran.

Terakhir, pembuatan benda uji atau briket aspal untuk mengukur kepadatan campuran. Hasil uji laboratorium ini nantinya dikomparasikan langsung dengan kepadatan di lapangan serta hasil uji coba (trial) sebelumnya.

"Rangkaian uji laboratorium ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur. Ke depan, pengujian serupa juga akan disasar ke sektor material beton dan tanah," tambah dia. (mau/nur)

Advertisement

Artikel Terkait

Kuasai Enam Riwayat, Mahasiswi UIN KHAS Jember Juara I Qiraat Murottal Sab’ah

Kuasai Enam Riwayat, Mahasiswi UIN KHAS Jember Juara I Qiraat Murottal Sab’ah

Queen Fahriza Putri, mahasiswi UIN KHAS Jember, meraih juara I Qiraat Murottal Sab’ah HSN 2026 setelah berlatih sejak Mei dan mempelajari enam riwayat bacaan Al-Qur’an.

Perkuat Layanan Digital, 50 Tendik UIN KHAS Jember Ikuti Pelatihan AI Bersertifikat BNSP

Perkuat Layanan Digital, 50 Tendik UIN KHAS Jember Ikuti Pelatihan AI Bersertifikat BNSP

UIN KHAS Jember membekali 50 tenaga kependidikan dengan keterampilan AI melalui pelatihan Digital Marketing dan Data Management Staff untuk memperkuat kompetensi digital dan meningkatkan kualitas layanan kampus.

Tingkatkan Minat Baca Anak, Dispendik Jember Minta Sekolah Tata Perpustakaan Lebih Nyaman

Tingkatkan Minat Baca Anak, Dispendik Jember Minta Sekolah Tata Perpustakaan Lebih Nyaman

Dispendik dan Dispusip Jember mendorong setiap sekolah untuk memperkuat budaya literasi dengan menjadikan perpustakaan sebagai ruang baca yang nyaman dan menarik bagi siswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer