Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas Bahaya Main HP Sambil Berkendara! Polisi Datangi SMPN 2 Jember Ingatkan Hal Ini

J
Penulis: Jumai RJ❯
EDUKASI: Satlantas Polres Jember gencarkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar Jember, salah satunya di SMPN 2 Jember. (POLRES JEMBER)
EDUKASI: Satlantas Polres Jember gencarkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar Jember, salah satunya di SMPN 2 Jember. (POLRES JEMBER)

Advertisement

Radar Jember – Mengendarai motor sebelum cukup umur, bermain ponsel saat berkendara, hingga mengabaikan penggunaan helm masih menjadi perilaku yang berisiko di jalan raya.

Tiga hal itu menjadi bagian dari materi yang disampaikan Satlantas Polres Jember kepada siswa SMP Negeri 2 Jember.

Edukasi tersebut dikemas melalui sosialisasi delapan prioritas Operasi Patuh Semeru 2026. Pelajar diajak memahami bahwa keselamatan berkendara tidak cukup hanya dengan menguasai kendaraan, tetapi juga harus mematuhi aturan yang berlaku.

Advertisement

Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini mengatakan, kesadaran berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini. Pelajar harus memahami bahwa aturan dibuat untuk melindungi keselamatan, bukan sekadar membatasi kebebasan pengguna jalan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin merangkul adik-adik pelajar agar memahami bahwa aturan lalu lintas bukan sekadar rambu atau larangan untuk ditakuti, melainkan kebutuhan utama untuk melindungi nyawa mereka sendiri saat berkendara,” terangnya.

Advertisement

Salah satu materi yang ditekankan ialah larangan berkendara bagi mereka yang belum cukup umur atau belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Petugas juga mengingatkan bahaya menggunakan ponsel saat berkendara karena dapat mengalihkan perhatian dari kondisi jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) turut menjadi perhatian. Selain pengendara, penumpang sepeda motor juga wajib menggunakan helm.

 Petugas mengingatkan pula larangan berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, serta berkendara melebihi batas kecepatan.

KBO Satlantas Polres Jember Ipda Oeny Angga menjelaskan, materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami para siswa dan tenaga pendidik. Sosialisasi itu juga mencakup larangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol, kewajiban menggunakan sabuk pengaman.

Advertisement

Artikel Terkait

Kuasai Enam Riwayat, Mahasiswi UIN KHAS Jember Juara I Qiraat Murottal Sab’ah

Kuasai Enam Riwayat, Mahasiswi UIN KHAS Jember Juara I Qiraat Murottal Sab’ah

Queen Fahriza Putri, mahasiswi UIN KHAS Jember, meraih juara I Qiraat Murottal Sab’ah HSN 2026 setelah berlatih sejak Mei dan mempelajari enam riwayat bacaan Al-Qur’an.

Perkuat Layanan Digital, 50 Tendik UIN KHAS Jember Ikuti Pelatihan AI Bersertifikat BNSP

Perkuat Layanan Digital, 50 Tendik UIN KHAS Jember Ikuti Pelatihan AI Bersertifikat BNSP

UIN KHAS Jember membekali 50 tenaga kependidikan dengan keterampilan AI melalui pelatihan Digital Marketing dan Data Management Staff untuk memperkuat kompetensi digital dan meningkatkan kualitas layanan kampus.

Tingkatkan Minat Baca Anak, Dispendik Jember Minta Sekolah Tata Perpustakaan Lebih Nyaman

Tingkatkan Minat Baca Anak, Dispendik Jember Minta Sekolah Tata Perpustakaan Lebih Nyaman

Dispendik dan Dispusip Jember mendorong setiap sekolah untuk memperkuat budaya literasi dengan menjadikan perpustakaan sebagai ruang baca yang nyaman dan menarik bagi siswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer