
Radar Jember - Pemerintah daerah mengambil langkah yang berbeda dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.
Khusus pada pengujung tahun ini, Pemkab Jember berkolaborasi dengan Perum Bulog tidak hanya mengantar bantuan pangan langsung ke rumah warga (door to door), tetapi juga melengkapinya dengan pemasangan stiker khusus di kediaman penerima manfaat.
Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan bahwa penyaluran berbasis kunjungan langsung ke rumah ini dirancang untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Langkah penempelan stiker tersebut memiliki fungsi krusial bagi validasi data dan pengukuran ekonomi makro di daerah.
"Khusus akhir tahun ini, kolaborasi Pemkab dengan Bulog Jember kami akan antarkan ke rumahnya masing-masing dan kami kasih stiker," katanya, usai audiensi indikator pembangunan dan kemiskinan di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, (20/10).
Ia memaparkan, stiker tersebut bukan sekadar penanda seremonial, tapi instrumen penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) dan tim pemerintah daerah.
Dengan adanya stiker penanda di setiap rumah sasaran, lanjut dia, proses verifikasi data pertumbuhan ekonomi dan pengetasan kemiskinan diyakini dapat terukur secara transparan.
Baca Juga: Usai Wakil Ketua DPRD Jember Dijebloskan ke Lapas, Kini Kepala Dinas Aktif Jadi Tersangka
"Buat apa stiker itu? Banyak manfaatnya, salah satunya untuk kawan-kawan BPS memastikan bahwa, 'Oh, ini pernah dapat bantuan dari pemerintah,' sehingga nanti dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi dan lain-lain sebagainya clear, bisa terukur dari angka-angka yang dipublikasi oleh BPS," imbuh Gus Fawait, sapaan dia. (mau/nur)



