Tikungan Yosorati Sumberbaru Jember Rawan Kecelakaan, Pagar Pengaman Sering Rusak

Radar Jember - Tikungan tajam sebelum perlintasan kereta api (KA) di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, kerap menjadi lokasi kecelakaan tunggal.
Kendaraan yang melaju dari arah Jember menuju Surabaya, terutama truk bermuatan buah, beberapa kali mengalami kecelakaan di jalur tersebut.
Warga setempat, Totok, mengatakan kecelakaan di tikungan tersebut sudah sering terjadi. Menurut dia, pengemudi yang belum mengenal medan berpotensi salah memperkirakan kondisi jalan, terlebih ketika melaju dalam kondisi mengantuk atau mengalami masalah pengereman.
Baca Juga: Thunder Dibatasi, Pengecer di Jember Tak kehabisan Akal, Pilih Pakai Megapro dan Vixion
“Kadang ada sopir yang belum tahu medan. Setelah melewati SPBU Yosorati, jalan berbelok, tetapi dikira lurus setelah melewati belokan pertama,” kata Totok.
Menurut dia, kendaraan yang mengalami kecelakaan umumnya truk pengangkut hasil pertanian, seperti semangka, buah naga, jeruk, dan cabai. Truk-truk tersebut biasanya mengangkut hasil pertanian untuk dikirim ke luar daerah, termasuk Surabaya dan Bandung.
Bahkan, kecelakaan pernah terjadi hingga truk terguling di tengah rel KA. Petugas penjaga perlintasan bersama anggota polsek dan sopir truk harus bergerak cepat mengevakuasi kendaraan agar tidak mengganggu perjalanan kereta api.
Seringnya kecelakaan juga berdampak pada fasilitas keselamatan jalan. Pagar pengaman di sekitar tikungan dan jembatan dilaporkan beberapa kali rusak akibat tertabrak kendaraan.
Sebagian pagar pengaman berbahan potongan rel bahkan terlepas, sementara pohon asam yang ditabrak dalam kecelakaan terbaru tampak condong.
Baca Juga: Pasutri Asal Jember Diduga Eksploitasi 7 Anak, Kasus Terbongkar Setelah Korban Kabur ke Terminal?
Totok menyebut pagar pengaman di sekitar jembatan sudah berulang kali diperbaiki. Namun, kecelakaan yang kembali terjadi membuat kondisi fasilitas tersebut kembali rusak.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember menunjukkan, tikungan sebelum perlintasan KA itu menjadi titik yang perlu diwaspadai pengendara, khususnya sopir kendaraan berat yang belum mengenal kondisi jalan.



