Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WFH ASN Dicabut, Pemkab Jember dan Pertamina Sebut Pasokan BBM Berangsur Aman

Maulana RJ
Penulis: Maulana RJ❯
MASIH POTENSI KRISIS LAGI: Sejumlah SPBU di Jember yang masih melayani pembelian BBM. Belakangan ini antrean diklaim telah berangsur berkurang, namun potensi krisis BBM serupa masih berpeluang terjadi lagi. (MAULANA/RADAR JEMBER)
MASIH POTENSI KRISIS LAGI: Sejumlah SPBU di Jember yang masih melayani pembelian BBM. Belakangan ini antrean diklaim telah berangsur berkurang, namun potensi krisis BBM serupa masih berpeluang terjadi lagi. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Advertisement

Radar Jember - Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan menyandera mobilitas masyarakat memaksa pemerintah dan otoritas terkait harus memutar otak untuk segera mencari jalan keluarnya.

Meski pemerintah daerah dan PT Pertamina Patra Niaga mengklaim situasi pasokan energi berangsur pulih dan kondisi telah terkendali, realitas di lapangan, antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jember.

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mengaku sempat berkoordinasi dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga untuk mencari alternatif pasokan dari luar wilayah demi menutup defisit di Jember.

"Saya sempat komunikasi juga dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga. ​Saya menyampaikan kepada mereka bahwa di dapil kami, di Jember, ini sudah mulai kelangkaan kemarin sudah beberapa hari. 'Siap, Mas' kata dia, 'Nanti kita coba cari pasokan dari tempat lain'. Mudah-mudahan bisa segera teratasi," kata Kawendra, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10),

Politikus Partai Gerindra ini juga mengakui bahwa jalur distribusi via Gumitir Jember, cukup rawan yang bisa memicu kepanikan pasokan, seiring dengan adanya keretakan ruas jalan di salah satu titik di jalur Gumitir.

Advertisement

"Sementara kan masih alternatifnya via darat sejauh ini, jadi belum ada alternatif lain. Jadi yang paling mungkin adalah kita lakukan mitigasi untuk jalan tersebut. Pokoknya doakan semua ikhtiarnya dilancarkan dan nanti saya koordinasi terus sama Gus Fawait (bupati Jember) juga," imbuh legislator Dapil Jember Lumajang itu.

Krisis pasokan yang sempat melumpuhkan aktivitas publik ini sebelumnya memaksa Pemkab Jember mengambil langkah drastis.

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) sempat diminta menerapkan sistem bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) mulai Jumat hingga Senin sebelumnya demi menekan mobilitas di jalan raya. Setelah itu, WFH pun dicabut.

Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa kondisi ketersediaan BBM di wilayahnya kini diyakini telah aman.

Pasca-audiensi di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Selasa (20/10), ia menyebut, pengalaman menghadapi krisis serupa hingga empat kali menjadi pelajaran penting bagi sinergi antara pemerintah pusat, Pertamina, dan pemda.

Advertisement

Artikel Terkait

Verval Data Kemiskinan Jember Temukan Belasan Ribu Orang Meninggal Masih Tercatat Penerima

Verval Data Kemiskinan Jember Temukan Belasan Ribu Orang Meninggal Masih Tercatat Penerima

Verifikasi dan validasi DTSEN oleh Dinsos PPPA Jember menemukan belasan ribu NIK warga meninggal dunia masih tercatat aktif sebagai penerima bantuan sosial.

Pedagang Pasar Kalisat Kritis Soal Minta Foto KTP, Diskopumdag Jember Tegaskan Hanya Validasi Lapak

Pedagang Pasar Kalisat Kritis Soal Minta Foto KTP, Diskopumdag Jember Tegaskan Hanya Validasi Lapak

Diskopumdag Jember mengklarifikasi pengambilan foto KTP pedagang Pasar Kalisat murni untuk validasi data pemakai lapak dan bukan untuk kepentingan pinjaman online.

Hanya Botol Kosong, Pedagang Eceran di Jember Stop Jualan Imbas Pertalite Sulit Didapat

Hanya Botol Kosong, Pedagang Eceran di Jember Stop Jualan Imbas Pertalite Sulit Didapat

Kelangkaan Pertalite di Jember membuat pedagang eceran sepanjang jalur Jenggawah–Puger berhenti berjualan akibat sulitnya mengantre BBM di SPBU.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer