Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenag Jember Sabet Radar Jember Award Berkat Transformasi Layanan Publik Cepat dan Humanis

M Adhi Surya
Penulis: M Adhi Surya❯
Penyerahan paiagam Radar Jember Award 2026 kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Santoso. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
Penyerahan paiagam Radar Jember Award 2026 kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Santoso. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Birokrasi tak lagi boleh membuat masyarakat lelah. Pelayanan harus cepat, mudah, transparan, sekaligus memberikan solusi.

Advertisement

Prinsip itulah yang terus dibangun Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember melalui sederet inovasi pelayanan publik.

Transformasi tersebut mengantarkan Kemenag Jember meraih Radar Jember Award 2026 kategori The Public Service Transformation and Integrity Award atau Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Integritas.

Kepala Kemenag Jember Dr. H. Santoso, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan beberapa inovasi layanan unggulan instansi yang dipimpinnya.

Salah satu terobosannya adalah optimalisasi program S'GRA NIKAH (Stop Gratifikasi, Sigap Layanan Nikah). Program ini mendorong layanan pernikahan yang bersih, profesional, dan bebas gratifikasi. 

“Ada pula program BERSINAR, layanan daring yang dapat diakses 24 jam dan terintegrasi dengan WhatsApp Center. Masyarakat bisa mengakses layanan tanpa dibatasi tempat dan waktu,” paparnya.

Advertisement

Inovasi Kemenag Jember juga menyentuh persoalan sosial. KEMAS (Kemenag Menyapa dan Membantu Sesama) menghadirkan pelayanan berbasis empati dan kepedulian, sedangkan PELITA memperkuat pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak.

Tak berhenti di sana. Kemenag Jember juga menggulirkan Gerbang Cinta'Qu untuk penguatan kecintaan terhadap Al-Qur'an, Gelis Serbu untuk membangun budaya literasi, hingga PAGAR LAPIS yang menjangkau pembinaan keagamaan warga lapas.

Deretan inovasi tersebut menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi bukan sebatas slogan.

“Kemenag Jember mendorong perubahan budaya kerja menuju pelayanan yang bersih, cepat, humanis, inklusif, dan berintegritas,” tandas Santoso.

Transformasi itu sekaligus menjadi modal penting Kemenag Jember dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). (dhi/nur)

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Cuma Medis! RS Bina Sehat Gandeng Kemenag Jember Siapkan Bimbingan Kerohanian Lengkap Pasien

Bukan Cuma Medis! RS Bina Sehat Gandeng Kemenag Jember Siapkan Bimbingan Kerohanian Lengkap Pasien

RS Bina Sehat menggandeng Kemenag Jember untuk memperkuat layanan bimbingan kerohanian, memberikan dukungan spiritual holistik demi membantu proses pemulihan pasien.

Inflasi Tahunan Jember Terkoreksi 3,08 Persen, BPS Ungkap Dampak Kemarau Ekstrem

Inflasi Tahunan Jember Terkoreksi 3,08 Persen, BPS Ungkap Dampak Kemarau Ekstrem

Fenomena iklim tersebut memaksa sejumlah komoditas pertanian yang haus air mengalami penurunan suplai drastis di tingkat petani.

Pemkab Jember Buka Jalan Santri Berkarir ke Luar Negeri dengan Jaminan Gaji dan Penempatan Terbaik

Pemkab Jember Buka Jalan Santri Berkarir ke Luar Negeri dengan Jaminan Gaji dan Penempatan Terbaik

Seluruh proses pendaftaran dan penempatan ini dikoordinasikan langsung melalui pemerintah daerah dan Dinas Tenaga Kerja, sehingga para santri dan orang tua tidak perlu lagi khawatir terhadap keamanan dan legalitasnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer