Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Solusi Macet Mangli: Menteri PU Restui Pembangunan Flyover 1,1 KM dengan Estimasi Rp 800 Miliar

Sidkin
Penulis: Sidkin❯
defaultSIMPANG MANGLI: Foto dari udara perempatan Mangli yang menjadi salah satu simpul kemacetan di Jember. Rencananya perempatan itu akan dibangun jalan layang atau flyover. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
defaultSIMPANG MANGLI: Foto dari udara perempatan Mangli yang menjadi salah satu simpul kemacetan di Jember. Rencananya perempatan itu akan dibangun jalan layang atau flyover. (YULIO FA/RADAR JEMBER)sidk

Advertisement

Radar Jember - Kemacetan di Simpang Empat Mangli, Kecamatan Kaliwates, sudah lama menjadi “simpul kusut” lalu lintas di Jember. Arus kendaraan dari arah barat, selatan, kota, hingga utara bertemu dalam satu titik yang sama setiap hari.

Kondisi itu bukan hanya membuat perjalanan warga tersendat, tetapi juga dinilai bisa memengaruhi minat investasi ke Jember.

Rencana pembangunan jalan layang atau flyover di kawasan tersebut pun kembali menguat. Hal itu mengemuka saat Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Jember dan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut usulan pembangunan flyover berasal dari pemerintah daerah. “Ada usulan dari Pak Bupati untuk membangun flyover. Sebetulnya kalau dari hitungan kami antara perlu dan tidak perlu,” katanya saat mengunjungi Jember, Minggu (22/2).

Secara teknis, Kementerian PU menilai kepadatan kendaraan di Simpang Empat Mangli sebenarnya masih bisa diatur melalui rekayasa lalu lintas. Namun proyeksi pertumbuhan kawasan industri di Jember membuat kebutuhan infrastruktur baru menjadi pertimbangan.

Advertisement

“Sebetulnya simpang ini masih bisa diatur supaya tidak terlalu ramai. Tapi sudahlah, Pak Bupati jauh lebih tahu apa yang terbaik bagi rakyatnya,” terang Dody.

Menurutnya, rencana pembangunan flyover juga berkaitan dengan arah pembangunan daerah yang ingin mendorong industrialisasi.

Infrastruktur jalan yang memadai dinilai penting untuk memperlancar distribusi barang, mengingat Jember tidak memiliki pelabuhan.

“Makanya saya sarankan ke Pak Bupati kalau mau bangun flyover, yang panjang sekalian, sekiranya dua puluh tahun mendatang masih aman,” ujarnya.

Rencana awal, flyover Mangli akan dibangun dengan empat jalur agar kapasitasnya cukup untuk jangka panjang. Jika hanya dua jalur, kepadatan kendaraan dikhawatirkan akan kembali terjadi dalam waktu singkat.

Advertisement

Artikel Terkait

Siapa Sangka Ada Lapangan Berstandar FIFA di Jember! Ternyata Disini Lokasinya

Siapa Sangka Ada Lapangan Berstandar FIFA di Jember! Ternyata Disini Lokasinya

Sekolah Rakyat yang berada di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember terus menunjukkan progres positif. Bahkan, dilansir dari instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum, sekolah rakyat itu memiliki beberapa fasilitas jempola

Hindari Proyek Mepet Akhir Tahun, Gapensi Jember Desak Pemkab Benahi Jadwal dan Pembayaran

Hindari Proyek Mepet Akhir Tahun, Gapensi Jember Desak Pemkab Benahi Jadwal dan Pembayaran

BPC Gapensi Jember mendesak Pemkab Jember memperbaiki perencanaan dan jadwal peluncuran paket pekerjaan. Waktu pengerjaan yang mepet membuat pekerjaan harus dikebut, sementara kualitas bangunan tetap dituntut terjaga.

Di Tengah Efisiensi TKD, Pemkab Jember Diguyur Dana Pusat Rp 400 Miliar Khusus Sektor Kesehatan

Di Tengah Efisiensi TKD, Pemkab Jember Diguyur Dana Pusat Rp 400 Miliar Khusus Sektor Kesehatan

Bupati Jember Gus Fawait mengamankan dana pusat Rp 500 miliar untuk sektor kesehatan dan perikanan guna menutup dampak pemangkasan transfer ke daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer