Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jember Menuju Zero Waste, Perlu Perbanyak Bank Sampah

I
Penulis: Ivona❯

 

PENGOLAHAN: Proses daur ulang sampah di tempat pengelolaan sampah (TPS) Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, beberapa waktu lalu.
PENGOLAHAN: Proses daur ulang sampah di tempat pengelolaan sampah (TPS) Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, beberapa waktu lalu.

KEPATIHAN, Radar Jember - Pemkab Jember akan memperbanyak bank sampah untuk menangani sampah dengan efisien dan membawa nilai ekonomi. Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan, sampah merupakan harta yang berharga jika dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, apa pun jenis sampah, baik organik maupun anorganik, jika pengelolaannya tepat, akan memiliki nilai ekonomi yang lumayan.


Advertisement

Bupati Hendy menjelaskan, produksi sampah di Jember sangat tinggi. Jika hal itu dibiarkan, akan menjadi sumber penyakit yang nantinya juga akan mengganggu keseimbangan lingkungan hidup.

“Manajemen pengelolaan harus diatur, karena tidak semua harus dibuang. Ada nilai rupiah di dalamnya,” kata bupati.

Dalam hal itu, penanganan sampah akan menjadi satu dari sekian prioritas Pemkab Jember. Tentu pihaknya akan memperbesar jumlah bank sampah sebagai langkah menuju zero waste atau bebas sampah.


Dengan memperbanyak alat cacah untuk menghancurkan sampah yang tak bisa digunakan atau didaur ulang.

Advertisement

Diketahui, saat ini di Jember masih ada 86 bank sampah yang beraktivitas. Jumlah itu masih kurang, bila melihat jumlah sampah yang diproduksi warga Jember setiap hari.

Untuk itu, diharapkan seluruh institusi bisa melakukan edukasi bahwa sampah tidak semata-mata barang yang tidak berharga, melainkan memiliki nilai uang.

Salah satu contoh upaya memperbanyak bank sampah yakni dilakukan di Kecamatan Kaliwates. Melalui program bank sampah setiap rukun warga diwajibkan memiliki bank sampah sendiri.

“Pada intinya, pemkab akan membiasakan warga mengelola sampah dengan bijak. Tidak dibuang begitu saja,” imbuh bupati.

Dengan demikian, Bupati Hendy berharap inovasi tersebut bisa menjadi percontohan untuk kecamatan lain. Sehingga, program memperbanyak bank sampah di Jember bisa merata di setiap kecamatan.

“Dari langkah itu pola pikir masyarakat terhadap lingkungan dan sampah akan berubah,” pungkasnya. (qal/c2/dwi)

Advertisement

 

Advertisement

Artikel Terkait

Cegah Kecelakaan, Polres Jember Ingatkan Pelajar soal Helm, Batas Usia Berkendara dan Bahaya Main HP

Cegah Kecelakaan, Polres Jember Ingatkan Pelajar soal Helm, Batas Usia Berkendara dan Bahaya Main HP

Satlantas Polres Jember mengedukasi siswa SMP Negeri 2 Jember tentang keselamatan berlalu lintas. Pelajar diingatkan bahaya berkendara di bawah umur, bermain ponsel, dan tidak memakai helm.

Nominal Masih Rahasia, Disporabudpar Jember Cairkan Reward Atlet Berprestasi Akhir Tahun

Nominal Masih Rahasia, Disporabudpar Jember Cairkan Reward Atlet Berprestasi Akhir Tahun

Disporabudpar Jember menjadwalkan penyerahan reward rahasia atlet berprestasi akhir tahun, sementara KONI memproyeksikan atlet POPDA menjadi pilar utama kontingen Porprov Jatim.

Ubah Strategi Seleksi Atlet, Jember Ambisi Tembus Posisi Lima Besar POPDA XV Jatim 2026

Ubah Strategi Seleksi Atlet, Jember Ambisi Tembus Posisi Lima Besar POPDA XV Jatim 2026

Enam emas belum cukup membawa Jember ke lima besar Popda Jatim. Kini, sembilan emas dibidik dengan strategi yang lebih terukur. Mampukah ambisi itu terwujud?

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer