BLT Mulai Dibagikan

DENOK, Radar Semeru -Pastikan  bantuan merata pada yang terdampak menjadi tujuan Bupati Lumajang memantau secara langsung. Kesiapan desa dalam mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) pada warga yang terdampak ekonomi akibat penanganan virus korona dipantau langsung Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Harapannya bantuan tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama pandemi ini belum berakhir.

IKLAN

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, desa  bisa menganggarkan 35 persen dari total dana desa untuk BLT, yakni sebesar Rp 600.000 per bulan, selama 3 bulan. Bantuan tersebut ditujukan pada warga yang belum menerima bantuan  pangan non tunai (BPNT), program Kelurga harapan (PKH), orang yang belum menerima kartu prakerja hingga keluarga miskin yang keluarganya sakit menahun dan kronis.

Cak Thoriq sapaan akrabnya menjelaskan, kebijakan pusat tersebut harus dikawal oleh pemerintah daerah. Agar bantuan itu bisa merata diterima oleh warga terdampak. “Yang belum mendapatkan bantuan segera melapor ke desa supaya dapat,” ujarnya.

Selain itu, desa diminta lebih transparan dalam menyalurkan BLT ini. Nama-nama orang yang menerima seluruh bantuan pemerintah harus tertera di dinding pengumuman kantor desa. Tujuannya agar bantuan tidak double diberikan pada orang yang sama. “Semoga dapat bermanfaat dan berguna,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Syamsul Arifin menjelaskan, bagi warga yang terdampak namun sampai saat ini belum menerima bantuan diharapkan segera melaporkan diri. “Data ini bisa berubah sesuai dengan keadaan masyarakat setempat. Jadi jangan khawatir,” pungkasnya. (kl/son/fid)

 

Editor: Hafid Asnan
Reporter: Atieqson Mar Iqbal
Fotografer: Atieqson Mar Iqbal