Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kisah Tragis: Transgender Asal Indonesia Dibunuh dan Di Rebus Suaminya

Adeapryanis • Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:30 WIB

 

Foto Mayang dan suaminya yang tewas akibat di bunuh dam bunuh diri.
Foto Mayang dan suaminya yang tewas akibat di bunuh dam bunuh diri.

radarjember.id-Mayang Prasetyo alias Febri Andriansyah (27), seorang transgender asal Indonesia, tewas  secara tragis di Brisbane, Australia, pada 4 Oktober 2014 lalu.

Kematian mayang akibat di bunuh suaminya Marcus Volke (28) yang berprofesi sebagai sorang chef.

Hal ini terjadi karena adanya pernikahan transkasional. Mereka menikah bukan karena saling cinta, melainkan asas transaksi bisnis. Mayang sebagai istri membantu melunasi hutang volke yang sangat banyak. Saat itu profesi Mayang sebagai PSK.

Baca Juga: Solikin dan Qumi Diambil Sumpah

Sementara itu, Volke membantu Mayang mendapatkan visa Australia dengan menikahinya. Akan tetapi, Volke juga bekerja sebagai gigolo untuk melunasi utang-utangnya.

Namun, pernikahan yang mereka jalani tidaklah mulus. Ada saja lika-liku rumah tangganya. Puncaknya, Mayang akan membeberkan pekerjaan suaminya itu kepada keluarganya ini dipicu karena persoalan lainnya.

Ancaman Mayang membuat perselisihan dengan Volke makin parah. Tetangga apartemen mereka mengaku mendengar suara keributan pada 2 dan 3 Oktober 2014. Pada 4 Oktober 2014, pembunuhan kejam pun dilakukan Volke terhadap Mayang.

 Baca Juga: Apa Itu Fenomena Hari Tanpa Bayangan? Cek Ini Tanggalnya Untuk Kabupaten Jember Dan Lumajang

Hingga pembunuhan kepada Mayang pun terjadi. Tidak hanya itu, Volke juga memutilasi Mayang sekaligus merebus jasad istrinya. Namun, saat merebus kaki istri menggunakan kompor listrik tiba-tiba listriknya padam.

Ini membuat tukang listrik datang, namun bau tidak sedap di rumahnya mulai meghantui. Bau itu menmimbulkan kecurigaan dari tukan listrik. Hingga menemukan bukti sarung tangan terdapat bekas noda darah di lantai.

Temuan ini, membuat tukang listrik melapor ke manager gudang hingga akhirnya melapor ke polisi.

Kedatangan polisi di kediamannya membuat Volke ketar-ketir. Dirinya khawatir pembunuhan yang dilakukan kepada istrinya ketahuan. Saat polisi datang, Volke akhirnya keluar dan meminta ijin untuk mengikat anjing peliharannya. Namun, dia malah keluar dan mengunci polisi dari dalam.

 Baca Juga: Apa Itu Fenomena Hari Tanpa Bayangan? Cek Ini Tanggalnya Untuk Kabupaten Jember Dan Lumajang

Setelah itu, volke diketahui telah tewas bunuh diri dengan luka dibagian pergelangan tangan dan leher. Sedangkan jasad istrinya ditemukan di tempat sampah dan bagian kaki kirinya di dalam panci. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#mayang #Pembunuhan