radar jember - Kini terdapat kabar duka dari pelatih SeaWorld, ia merupakan pelatih hewan yakni Dawn Brancheau yang berusia 40 tahun itu, kejadian tersebut terjadi pada 24/2/2010, dimana ia bekerja dengan sangat gembira dan senang hati dalam pekerjaannya, di SeaWorld Orlando, Florid, selama bertahun- tahun lamanya.
Selama bekerja disana, ia bekerja untuk menghibur dengan melakukan pertunjukan paus-paus arca yang terkenal bahkan menghasilkan jutaan dolar untuk SeaWorld, tak hanya itu, tentunya juga terdapat pertunjukan atraksi-atraksi paus di dalam kolam tersebut.
Diketahui Dawn Brancheau ini sudah lama membesarkan dengan ikatan yang begitu erat kepada seekor paus orca SeaWorld yang memiliki nama Tilikum, bahkan seorang pelatih SeaWorld dan seekor paus ini, bahkan diketahui telah memiliki hubungan yang sangat baik serta saling menyayangi satu sama lain.
Tragisnya, Brancheau telah terbunuh oleh serangan yang tidak disangka seekor paus yang ia sayangi, kini telah membunuhnya, kejadian tersebut, terdapat saksi yang menjelaskan tragedi pembunuhan.
"Pada saat itu melihat Tilikum yang mencengkram kuncir kuda Brancheau, lalu menarik ke dalam kolam renang, bahkan mulai mengayunkannya ke dalam air menggunakan mulutnya", tuturnya.
Namun, saksi lain juga mengungkapkan bahwa dia ditarik ke dalam kolam tersebut, dengan lengan atau bahunya, dari kejadian itu mengakibatkan pembunuhan tragis, Brancheau yang terkena serangan itu berakibat di rahang Brancheau yang retak, telinga, lutut, dan lengannya terkilir, bahkan tulang belakang dan tulang rusuk kini patah.
Petugas medis yang telah memeriksanya mengatakan bahwa bagian luka Dawn Brancheau yang sangat serius, dari kejadian itu.
"Sumsum tulang belakang, Brancheau terputus, akibat serangan tersebut, bahkan kulit kepalanya itu sungguh terlepas dari kepalanya", tuturnya.
Banyak warganet yang mengutarakan hatinya bahwa Paus tersebut sudah bosan untuk dipenjara, ia ingin bebas di lautan.
"Mengapa di digunakan untuk pertunjukan, paus orca itu seharusnya tinggal dilautan lepas, samudra yang luas bukan di penjara bertahun-tahun untuk seni pertunjukan", tulis salah satu warganet. (dea)
Editor : Radar Digital