Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dikecam Dunia, Tragedi Pembakaran Alquran Oleh Aktivis Anti Islam di Denmark

Safitri • Kamis, 27 Juli 2023 | 23:05 WIB

 

Tampak dalam foto warga Yaman memprotes pembakaran Alquran di Denmark, mereka mengutuk keras tindakan pembakaran kitab suci umat Islam itu.
Tampak dalam foto warga Yaman memprotes pembakaran Alquran di Denmark, mereka mengutuk keras tindakan pembakaran kitab suci umat Islam itu.

DENMARK, RADARJEMBER.ID - Pembakaran Alquran di depan Kedutaan Besar Mesir dan Turki di Ibu Kota Denmark, Copenhagen, oleh aktivis anti Islam Selasa (25/7). Peristiwa pembakaran kitab suci umat Islam ini juga terjadi di negara Swedia.

Dilansir dari Reuters pada Rabu (26/7), Pemerintah Swedia dan Denmark sangat menyesali tindakan pembakaran Alquran ini. Namun, mereka tidak dapat berbuat banyak, sebab undang-undang mereka melindungi kebebasan untuk berbicara di depan umum.

Demonstrasi di Copenhagen ini merupakan aktivitas yang dilakukan oleh kelompok "Patriot Denmark" yang sebelumnya juga melakukan hal serupa di depan Kedutaan Irak. Kementerian Luar Negeri Turki pun melayangkan protes keras terhadap Pemerintah Denmark.

Mereka meminta agar Denmark mengambil tindakan supaya kebencian terhadap umat Islam di negara itu dapat segera dicegah dan dihentikan.Akibat pembakaran di Swedia dan terbaru di Denmark, hubungan kedua negara itu menjadi renggang dengan negara-negara mayoritas Islam.

Pemerintah Denmark telah mengutuk keras pembakaran itu, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa karena minimnya regulasi.Lars Lokkem Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark, Lars telah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menlu Irak.

Hal ini untuk memastikan hubungan kedua negara berjalin harmonis pasca pembakaran Alquran."DK (Denmark) berulang kali mengutuk tindakan memalukan dilakukan oleh beberapa individu. (Kami) menekankan bahwa semua protes harus tetap damai," tulisnya di media sosial X  sebelumnya bernama Twitter.

Sebagai informasi, demonstrasi anti-Islam telah sering terjadi di negara-negara Eropa. Sebagian dari aktivitas itu justru berujung pada pembakaran Alquran. Tidak adanya undang-undang tentang penistaan agama membuat pendemo ekstrim merajalela melakukan aksinya untuk memprovokasi umat Islam.

Sementara di Yaman, ribuan orang melakukan aksi solidaritas atas kejadian pembakaran Alquran di Denmark dan Swedia. Mereka mengutuk keras prilaku tak terpuji tersebut.Hal serupa juga dilakukan negara dengan mayoritas warganya beragama muslim. Mereka tentunya tak terima dengan aksi tercela itu.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Reuters/Khaled Abdullah

Sumber Berita:JawaPos.com

 

Editor : Safitri
#kementerian luar negeri #Kedutaan Besar Mesir #pembakaran alquran di denmark