alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Bebaskan Tarif Impor, China Ingin Berbagi Peluang dengan Afghanistan

Mobile_AP_Rectangle 1

Beijing, RADARJEMBER.ID – Penghapusan 98 tarif barang-barang impor dan kembali memberlakukan penerbitan visa bagi warga negara Afghanistan dilakukan China. Kebijakan tersebut efektif mulai 1 Agustus 2022.

Pada pertemuan tingkat Menlu Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tashkent, Uzbekistan, Jumat (29/7), kebijakan tersebut tercapai, saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu pelaksana tugas menteri luar negeri pemerintahan sementara Afghanistan, Amir Khan Muttaqi.

China ingin berbagi peluang pembangunan dengan Afghanistan, kata Wang sebagaimana dikutip dalam rilis Kementerian Luar Negeri China (MFA), Sabtu (30/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Menlu merangkap anggota Dewan Negara China itu berharap pemerintahan yang inklusif segera terbentuk di Afghanistan dan melakukan berbagai upaya memerangi terorisme.

China juga mengusulkan program pembangunan Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dipadukan dengan program pembangunan strategis Afghanistan dan Koridor Ekonomi China-Pakistan yang mengarah ke Afghanistan.

Wang menyatakan bahwa China akan terus mendesak Amerika Serikat dan Barat untuk mencabut sanksi dan memenuhi tanggung jawab utamanya terhadap rekonstruksi ekonomi Afghanistan.

- Advertisement -

Beijing, RADARJEMBER.ID – Penghapusan 98 tarif barang-barang impor dan kembali memberlakukan penerbitan visa bagi warga negara Afghanistan dilakukan China. Kebijakan tersebut efektif mulai 1 Agustus 2022.

Pada pertemuan tingkat Menlu Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tashkent, Uzbekistan, Jumat (29/7), kebijakan tersebut tercapai, saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu pelaksana tugas menteri luar negeri pemerintahan sementara Afghanistan, Amir Khan Muttaqi.

China ingin berbagi peluang pembangunan dengan Afghanistan, kata Wang sebagaimana dikutip dalam rilis Kementerian Luar Negeri China (MFA), Sabtu (30/7).

Menlu merangkap anggota Dewan Negara China itu berharap pemerintahan yang inklusif segera terbentuk di Afghanistan dan melakukan berbagai upaya memerangi terorisme.

China juga mengusulkan program pembangunan Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dipadukan dengan program pembangunan strategis Afghanistan dan Koridor Ekonomi China-Pakistan yang mengarah ke Afghanistan.

Wang menyatakan bahwa China akan terus mendesak Amerika Serikat dan Barat untuk mencabut sanksi dan memenuhi tanggung jawab utamanya terhadap rekonstruksi ekonomi Afghanistan.

Beijing, RADARJEMBER.ID – Penghapusan 98 tarif barang-barang impor dan kembali memberlakukan penerbitan visa bagi warga negara Afghanistan dilakukan China. Kebijakan tersebut efektif mulai 1 Agustus 2022.

Pada pertemuan tingkat Menlu Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Tashkent, Uzbekistan, Jumat (29/7), kebijakan tersebut tercapai, saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu pelaksana tugas menteri luar negeri pemerintahan sementara Afghanistan, Amir Khan Muttaqi.

China ingin berbagi peluang pembangunan dengan Afghanistan, kata Wang sebagaimana dikutip dalam rilis Kementerian Luar Negeri China (MFA), Sabtu (30/7).

Menlu merangkap anggota Dewan Negara China itu berharap pemerintahan yang inklusif segera terbentuk di Afghanistan dan melakukan berbagai upaya memerangi terorisme.

China juga mengusulkan program pembangunan Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dipadukan dengan program pembangunan strategis Afghanistan dan Koridor Ekonomi China-Pakistan yang mengarah ke Afghanistan.

Wang menyatakan bahwa China akan terus mendesak Amerika Serikat dan Barat untuk mencabut sanksi dan memenuhi tanggung jawab utamanya terhadap rekonstruksi ekonomi Afghanistan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/