alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Tak Perlu Ditambah Gula, Kopi Kenya Sudah Manis

Mobile_AP_Rectangle 1

THAILAND, RADARJEMBER.ID  – Afrika merupakan salah satu benua penghasil kopi terbaik di dunia. Salah satunya adalah kopi asal Kenya, Afrika Timur.

BACA JUGA : Wapres Ma’ruf Jadi Saksi Nikah Adik Jokowi

Duta Besar Kenya untuk Thailand H.E. Lindsay K. Kiptiness di sela perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022 di Bangkok, Kamis (26/5) mengatakan, kopi Kenya memiliki rasa yang cenderung manis sehingga orang-orang tak perlu lagi menambahkan gula ke dalam minuman yang digemari masyarakat di berbagai belahan dunia itu

Mobile_AP_Rectangle 2

“Rasa kopi Kenya manis, Anda tidak perlu lagi menambahkan gula karena tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Anda bisa mencoba kopi hitam, atau menambahkan susu untuk meningkatkan rasa manis. Kami yakin kopi kami salah satu yang termanis di dunia, tanpa perlu ditambahkan gula. Bila ditambahkan susu, rasa manisnya lebih baik,” katanya.
Sejarah kopi Kenya dimulai pada akhir tahun 1800-an saat para misionaris Eropa melakukan impor varietas Arabika dari Brazil. Awalnya, mereka menanam biji kopi di Bura, Taita Hills, Kibwezi, Kenya pada tahun 1990 kemudian diikuti kawasan lain seperti Kikuyu dan Thika pada tahun 1904.

Kenya yang menjadi jajahan Inggris kala itu dinilai berpotensi sebagai lokasi pembudidayaan kopi di Afrika Timur dan perlahan dimulailah proses komersialisasi kopi. Pada tahun 1990 ada sekitar 50 perkebunan kopi di negara itu.

Sejak saat itu, Kenya secara signifikan memperluas produksi kopi ke berbagai wilayah lain seperti Mount Kenya, Mount Elgon, the Aberdare Range, the Rift Valley, Western Highlands dan the Lake Region. Saat ini, sekitar 6 juta warga Kenya hidup dari sektor kopi.

Berbicara proses produksi kopi, Kiptiness memastikan kopi diproduksi dengan standar tertinggi sehingga menghasilkan kualitas tertinggi.

“Kopi Kenya punya kualitas yang bagus, salah satunya karena tanah vulkanik yang ada di Kenya. Kopi Kenya tumbuh di dataran tinggi dengan kondisi vulkanik. Selain itu, ada faktor cuaca dan sinar matahari yang ikut memberikan rasa kopi dengan kualitas yang unik,” ujarnya.

- Advertisement -

THAILAND, RADARJEMBER.ID  – Afrika merupakan salah satu benua penghasil kopi terbaik di dunia. Salah satunya adalah kopi asal Kenya, Afrika Timur.

BACA JUGA : Wapres Ma’ruf Jadi Saksi Nikah Adik Jokowi

Duta Besar Kenya untuk Thailand H.E. Lindsay K. Kiptiness di sela perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022 di Bangkok, Kamis (26/5) mengatakan, kopi Kenya memiliki rasa yang cenderung manis sehingga orang-orang tak perlu lagi menambahkan gula ke dalam minuman yang digemari masyarakat di berbagai belahan dunia itu

“Rasa kopi Kenya manis, Anda tidak perlu lagi menambahkan gula karena tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Anda bisa mencoba kopi hitam, atau menambahkan susu untuk meningkatkan rasa manis. Kami yakin kopi kami salah satu yang termanis di dunia, tanpa perlu ditambahkan gula. Bila ditambahkan susu, rasa manisnya lebih baik,” katanya.
Sejarah kopi Kenya dimulai pada akhir tahun 1800-an saat para misionaris Eropa melakukan impor varietas Arabika dari Brazil. Awalnya, mereka menanam biji kopi di Bura, Taita Hills, Kibwezi, Kenya pada tahun 1990 kemudian diikuti kawasan lain seperti Kikuyu dan Thika pada tahun 1904.

Kenya yang menjadi jajahan Inggris kala itu dinilai berpotensi sebagai lokasi pembudidayaan kopi di Afrika Timur dan perlahan dimulailah proses komersialisasi kopi. Pada tahun 1990 ada sekitar 50 perkebunan kopi di negara itu.

Sejak saat itu, Kenya secara signifikan memperluas produksi kopi ke berbagai wilayah lain seperti Mount Kenya, Mount Elgon, the Aberdare Range, the Rift Valley, Western Highlands dan the Lake Region. Saat ini, sekitar 6 juta warga Kenya hidup dari sektor kopi.

Berbicara proses produksi kopi, Kiptiness memastikan kopi diproduksi dengan standar tertinggi sehingga menghasilkan kualitas tertinggi.

“Kopi Kenya punya kualitas yang bagus, salah satunya karena tanah vulkanik yang ada di Kenya. Kopi Kenya tumbuh di dataran tinggi dengan kondisi vulkanik. Selain itu, ada faktor cuaca dan sinar matahari yang ikut memberikan rasa kopi dengan kualitas yang unik,” ujarnya.

THAILAND, RADARJEMBER.ID  – Afrika merupakan salah satu benua penghasil kopi terbaik di dunia. Salah satunya adalah kopi asal Kenya, Afrika Timur.

BACA JUGA : Wapres Ma’ruf Jadi Saksi Nikah Adik Jokowi

Duta Besar Kenya untuk Thailand H.E. Lindsay K. Kiptiness di sela perhelatan THAIFEX – Anuga Asia 2022 di Bangkok, Kamis (26/5) mengatakan, kopi Kenya memiliki rasa yang cenderung manis sehingga orang-orang tak perlu lagi menambahkan gula ke dalam minuman yang digemari masyarakat di berbagai belahan dunia itu

“Rasa kopi Kenya manis, Anda tidak perlu lagi menambahkan gula karena tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Anda bisa mencoba kopi hitam, atau menambahkan susu untuk meningkatkan rasa manis. Kami yakin kopi kami salah satu yang termanis di dunia, tanpa perlu ditambahkan gula. Bila ditambahkan susu, rasa manisnya lebih baik,” katanya.
Sejarah kopi Kenya dimulai pada akhir tahun 1800-an saat para misionaris Eropa melakukan impor varietas Arabika dari Brazil. Awalnya, mereka menanam biji kopi di Bura, Taita Hills, Kibwezi, Kenya pada tahun 1990 kemudian diikuti kawasan lain seperti Kikuyu dan Thika pada tahun 1904.

Kenya yang menjadi jajahan Inggris kala itu dinilai berpotensi sebagai lokasi pembudidayaan kopi di Afrika Timur dan perlahan dimulailah proses komersialisasi kopi. Pada tahun 1990 ada sekitar 50 perkebunan kopi di negara itu.

Sejak saat itu, Kenya secara signifikan memperluas produksi kopi ke berbagai wilayah lain seperti Mount Kenya, Mount Elgon, the Aberdare Range, the Rift Valley, Western Highlands dan the Lake Region. Saat ini, sekitar 6 juta warga Kenya hidup dari sektor kopi.

Berbicara proses produksi kopi, Kiptiness memastikan kopi diproduksi dengan standar tertinggi sehingga menghasilkan kualitas tertinggi.

“Kopi Kenya punya kualitas yang bagus, salah satunya karena tanah vulkanik yang ada di Kenya. Kopi Kenya tumbuh di dataran tinggi dengan kondisi vulkanik. Selain itu, ada faktor cuaca dan sinar matahari yang ikut memberikan rasa kopi dengan kualitas yang unik,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/