alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Perang Ukraina Picu Resesi Global

Mobile_AP_Rectangle 1

WASHINGTON, RADARJEMBER.ID- David Malpass Presiden Bank Dunia, mengatakan pada sebuah acara dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS bahwa ekonomi Jerman, terbesar keempat di dunia, telah melambat secara substansial karena harga-harga energi lebih tinggi, dan mengatakan pengurangan produksi pupuk dapat memperburuk kondisi di tempat lain.

“Ketika kita melihat PDB global, sulit seperti sekarangini untuk melihat bagaimana kita menghindari resesi. Ekonomi Ukraina dan Rusia sama-sama diperkirakan mengalami kontraksi signifikan, sementara Eropa, China dan Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang lebih lambat.”kata Malpass.

Malpass menambahkan, negara-negara berkembang semakin terpukul karena kekurangan pupuk dan stok makanan serta pasokan energi, sementara itu gagasan harga energi dua kali lipat sudah cukup untuk memicu resesi.Dia mengatakan , di China perlambatan pertumbuhan relatif tajam didasarkan pada pandemi COVID-19, inflasi, dan krisis real estat dihadapi negara itu.

- Advertisement -

WASHINGTON, RADARJEMBER.ID- David Malpass Presiden Bank Dunia, mengatakan pada sebuah acara dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS bahwa ekonomi Jerman, terbesar keempat di dunia, telah melambat secara substansial karena harga-harga energi lebih tinggi, dan mengatakan pengurangan produksi pupuk dapat memperburuk kondisi di tempat lain.

“Ketika kita melihat PDB global, sulit seperti sekarangini untuk melihat bagaimana kita menghindari resesi. Ekonomi Ukraina dan Rusia sama-sama diperkirakan mengalami kontraksi signifikan, sementara Eropa, China dan Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang lebih lambat.”kata Malpass.

Malpass menambahkan, negara-negara berkembang semakin terpukul karena kekurangan pupuk dan stok makanan serta pasokan energi, sementara itu gagasan harga energi dua kali lipat sudah cukup untuk memicu resesi.Dia mengatakan , di China perlambatan pertumbuhan relatif tajam didasarkan pada pandemi COVID-19, inflasi, dan krisis real estat dihadapi negara itu.

WASHINGTON, RADARJEMBER.ID- David Malpass Presiden Bank Dunia, mengatakan pada sebuah acara dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS bahwa ekonomi Jerman, terbesar keempat di dunia, telah melambat secara substansial karena harga-harga energi lebih tinggi, dan mengatakan pengurangan produksi pupuk dapat memperburuk kondisi di tempat lain.

“Ketika kita melihat PDB global, sulit seperti sekarangini untuk melihat bagaimana kita menghindari resesi. Ekonomi Ukraina dan Rusia sama-sama diperkirakan mengalami kontraksi signifikan, sementara Eropa, China dan Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang lebih lambat.”kata Malpass.

Malpass menambahkan, negara-negara berkembang semakin terpukul karena kekurangan pupuk dan stok makanan serta pasokan energi, sementara itu gagasan harga energi dua kali lipat sudah cukup untuk memicu resesi.Dia mengatakan , di China perlambatan pertumbuhan relatif tajam didasarkan pada pandemi COVID-19, inflasi, dan krisis real estat dihadapi negara itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/