alexametrics
31.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Dua Kali Erupsi Gunung Sakurajima, Jepang Keluarkan Peringatan Level 5

Mobile_AP_Rectangle 1

TOKYO, RADARJEMBER.ID – Badan Meteorologi Jepang memberlakukan tingkat kewaspadaan tinggi seiring terjadinya erupsi gunung berapi di Sakurajima, Prefektur Kagoshima, barat daya Jepang. Sakurajima mengalami erupsi pada Senin dini hari untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut, sehingga.

BACA JUGA : Perlu Keseriusan Bersama agar Dapat Ditanggulangi

Belum ada laporan kerusakan saat gunung meletus kemarin, ketika Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi pada level tertinggi untuk gunung berapi Sakurajima.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah terjadi letusan pada Minggu pukul 8.05 malam waktu setempat, badan meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi dari level 3 menjadi level 5 dalam skala 5 poin, menghimbau masyarakat untuk evakuasi.

Jepang untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan level 5 untuk letusan gunung berapi. Setelah terjadi letusan pada Minggu, yang memuntahkan bebatuan gunung berapi sejauh 2,5 kilometer.

Perdana Menteri Fumio Kishida menginstruksikan pemerintahannya segera mengumpulkan informasi tentang kerusakan yang terjadi dan membantu penduduk setempat untuk mengungsi.

Badan Meteorologi Jepang mendesak masyarakat dalam radius tiga kilometer dari kawah Minamidake dan Showa waspada terhadap bebatuan yang jatuh, dan menyerukan kewaspadaan tinggi terhadap semburan batuan piroklastik bagi mereka yang berada dalam radius dua kilometer dari kawah.

- Advertisement -

TOKYO, RADARJEMBER.ID – Badan Meteorologi Jepang memberlakukan tingkat kewaspadaan tinggi seiring terjadinya erupsi gunung berapi di Sakurajima, Prefektur Kagoshima, barat daya Jepang. Sakurajima mengalami erupsi pada Senin dini hari untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut, sehingga.

BACA JUGA : Perlu Keseriusan Bersama agar Dapat Ditanggulangi

Belum ada laporan kerusakan saat gunung meletus kemarin, ketika Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi pada level tertinggi untuk gunung berapi Sakurajima.

Setelah terjadi letusan pada Minggu pukul 8.05 malam waktu setempat, badan meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi dari level 3 menjadi level 5 dalam skala 5 poin, menghimbau masyarakat untuk evakuasi.

Jepang untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan level 5 untuk letusan gunung berapi. Setelah terjadi letusan pada Minggu, yang memuntahkan bebatuan gunung berapi sejauh 2,5 kilometer.

Perdana Menteri Fumio Kishida menginstruksikan pemerintahannya segera mengumpulkan informasi tentang kerusakan yang terjadi dan membantu penduduk setempat untuk mengungsi.

Badan Meteorologi Jepang mendesak masyarakat dalam radius tiga kilometer dari kawah Minamidake dan Showa waspada terhadap bebatuan yang jatuh, dan menyerukan kewaspadaan tinggi terhadap semburan batuan piroklastik bagi mereka yang berada dalam radius dua kilometer dari kawah.

TOKYO, RADARJEMBER.ID – Badan Meteorologi Jepang memberlakukan tingkat kewaspadaan tinggi seiring terjadinya erupsi gunung berapi di Sakurajima, Prefektur Kagoshima, barat daya Jepang. Sakurajima mengalami erupsi pada Senin dini hari untuk kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut, sehingga.

BACA JUGA : Perlu Keseriusan Bersama agar Dapat Ditanggulangi

Belum ada laporan kerusakan saat gunung meletus kemarin, ketika Badan Meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi pada level tertinggi untuk gunung berapi Sakurajima.

Setelah terjadi letusan pada Minggu pukul 8.05 malam waktu setempat, badan meteorologi Jepang meningkatkan peringatan erupsi dari level 3 menjadi level 5 dalam skala 5 poin, menghimbau masyarakat untuk evakuasi.

Jepang untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan level 5 untuk letusan gunung berapi. Setelah terjadi letusan pada Minggu, yang memuntahkan bebatuan gunung berapi sejauh 2,5 kilometer.

Perdana Menteri Fumio Kishida menginstruksikan pemerintahannya segera mengumpulkan informasi tentang kerusakan yang terjadi dan membantu penduduk setempat untuk mengungsi.

Badan Meteorologi Jepang mendesak masyarakat dalam radius tiga kilometer dari kawah Minamidake dan Showa waspada terhadap bebatuan yang jatuh, dan menyerukan kewaspadaan tinggi terhadap semburan batuan piroklastik bagi mereka yang berada dalam radius dua kilometer dari kawah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/