alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

AS Anggap Rusia Mencari Alasan Perang dengan Ukraina

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID- Vladimir Putin Presiden Rusia resmi mengibarkan bendera perang dengan Ukraina. Putin mulai melancarkan serangan operasi militer ke Ukraina. Ledakan keras terdengar dibeberapa sudut kota pada Kamis (24/2) dini hari waktu setempat. Ukraina juga dikabarkan telah menembak jatuh pesawat Rusia sebagai bentuk perlawanan.

Presiden Putin memberikan peringatan kepada Negara-negara yang berusaha ikut campur dengan konflik Russia- Ukraina. “Jika anda ikut campur anda akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar daripada yang pernah anda hadapi dalam sejarah,” ujar Presiden Putin.

Mengutip dari Jawa Pos.com Amerika Serikat menilai alasan Rusia mengirim pasukan merupakan alasan yang dibuat untuk memicu peperangan. “kami tahu siapa sebenarnya. Mengakui Luhansk dan Donetsk sebagai Negara merdeka adalah bagian dari upaya Rusia untuk menciptakan alasan guna menyerang Ukraina,” tegas Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menteri pertahanan Inggris, Belanda Negara- Negara Baltik dan Nordik juga membuat pernyataan bersama. Mereka menegaskan bahwa pengakuan Rusia atas kemerdekaan Donetssk dan Luhansk adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID- Vladimir Putin Presiden Rusia resmi mengibarkan bendera perang dengan Ukraina. Putin mulai melancarkan serangan operasi militer ke Ukraina. Ledakan keras terdengar dibeberapa sudut kota pada Kamis (24/2) dini hari waktu setempat. Ukraina juga dikabarkan telah menembak jatuh pesawat Rusia sebagai bentuk perlawanan.

Presiden Putin memberikan peringatan kepada Negara-negara yang berusaha ikut campur dengan konflik Russia- Ukraina. “Jika anda ikut campur anda akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar daripada yang pernah anda hadapi dalam sejarah,” ujar Presiden Putin.

Mengutip dari Jawa Pos.com Amerika Serikat menilai alasan Rusia mengirim pasukan merupakan alasan yang dibuat untuk memicu peperangan. “kami tahu siapa sebenarnya. Mengakui Luhansk dan Donetsk sebagai Negara merdeka adalah bagian dari upaya Rusia untuk menciptakan alasan guna menyerang Ukraina,” tegas Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield.

Menteri pertahanan Inggris, Belanda Negara- Negara Baltik dan Nordik juga membuat pernyataan bersama. Mereka menegaskan bahwa pengakuan Rusia atas kemerdekaan Donetssk dan Luhansk adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan.

RADARJEMBER.ID- Vladimir Putin Presiden Rusia resmi mengibarkan bendera perang dengan Ukraina. Putin mulai melancarkan serangan operasi militer ke Ukraina. Ledakan keras terdengar dibeberapa sudut kota pada Kamis (24/2) dini hari waktu setempat. Ukraina juga dikabarkan telah menembak jatuh pesawat Rusia sebagai bentuk perlawanan.

Presiden Putin memberikan peringatan kepada Negara-negara yang berusaha ikut campur dengan konflik Russia- Ukraina. “Jika anda ikut campur anda akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar daripada yang pernah anda hadapi dalam sejarah,” ujar Presiden Putin.

Mengutip dari Jawa Pos.com Amerika Serikat menilai alasan Rusia mengirim pasukan merupakan alasan yang dibuat untuk memicu peperangan. “kami tahu siapa sebenarnya. Mengakui Luhansk dan Donetsk sebagai Negara merdeka adalah bagian dari upaya Rusia untuk menciptakan alasan guna menyerang Ukraina,” tegas Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield.

Menteri pertahanan Inggris, Belanda Negara- Negara Baltik dan Nordik juga membuat pernyataan bersama. Mereka menegaskan bahwa pengakuan Rusia atas kemerdekaan Donetssk dan Luhansk adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/