alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

71 Negara Ikuti Pameran Pariwisata Internasional China di Yunnan

Mobile_AP_Rectangle 1

BEIJING, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih mandek akibat pandemi COVID-19, Pameran Pariwisata Internasional China (CITM) kembali digelar di Kunming, Provinsi Yunnan, pada Jumat (22/7) hingga Minggu (24/7).

Pihak panitia penyelenggara CITM mengatakan, sebanyak 71 negara dan wilayah mengikuti pameran yang digelar secara luring dan daring. Ada juga kantor kedutaan dan konsulat dari 31 negara yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Pameran selama tiga hari itu digelar di atas lahan seluas 80.000 meter persegi yang menyuguhkan beragam budaya, museum, dan objek wisata di luar negeri. Untuk pertama kalinya pameran tersebut dilengkapi zona khusus memperkenalkan delapan museum ternama di China, seperti Museum Istana Kota Terlarang dan Museum Nasional. Selain itu, zona wisata cerdas yang menerapkan teknologi digital.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejak pandemi COVID-19 pada awal 2020, sampai saat ini China masih belum membuka pintu pariwisata mancanegara. Warga China belum bisa berpelesiran ke luar negeri, demikian juga warga asing belum bisa berwisata ke China karena negara berpenduduk terbanyak di dunia itu masih menerapkan kebijakan nol kasus COVID-19 secara dinamis.

- Advertisement -

BEIJING, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih mandek akibat pandemi COVID-19, Pameran Pariwisata Internasional China (CITM) kembali digelar di Kunming, Provinsi Yunnan, pada Jumat (22/7) hingga Minggu (24/7).

Pihak panitia penyelenggara CITM mengatakan, sebanyak 71 negara dan wilayah mengikuti pameran yang digelar secara luring dan daring. Ada juga kantor kedutaan dan konsulat dari 31 negara yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Pameran selama tiga hari itu digelar di atas lahan seluas 80.000 meter persegi yang menyuguhkan beragam budaya, museum, dan objek wisata di luar negeri. Untuk pertama kalinya pameran tersebut dilengkapi zona khusus memperkenalkan delapan museum ternama di China, seperti Museum Istana Kota Terlarang dan Museum Nasional. Selain itu, zona wisata cerdas yang menerapkan teknologi digital.

Sejak pandemi COVID-19 pada awal 2020, sampai saat ini China masih belum membuka pintu pariwisata mancanegara. Warga China belum bisa berpelesiran ke luar negeri, demikian juga warga asing belum bisa berwisata ke China karena negara berpenduduk terbanyak di dunia itu masih menerapkan kebijakan nol kasus COVID-19 secara dinamis.

BEIJING, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih mandek akibat pandemi COVID-19, Pameran Pariwisata Internasional China (CITM) kembali digelar di Kunming, Provinsi Yunnan, pada Jumat (22/7) hingga Minggu (24/7).

Pihak panitia penyelenggara CITM mengatakan, sebanyak 71 negara dan wilayah mengikuti pameran yang digelar secara luring dan daring. Ada juga kantor kedutaan dan konsulat dari 31 negara yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Pameran selama tiga hari itu digelar di atas lahan seluas 80.000 meter persegi yang menyuguhkan beragam budaya, museum, dan objek wisata di luar negeri. Untuk pertama kalinya pameran tersebut dilengkapi zona khusus memperkenalkan delapan museum ternama di China, seperti Museum Istana Kota Terlarang dan Museum Nasional. Selain itu, zona wisata cerdas yang menerapkan teknologi digital.

Sejak pandemi COVID-19 pada awal 2020, sampai saat ini China masih belum membuka pintu pariwisata mancanegara. Warga China belum bisa berpelesiran ke luar negeri, demikian juga warga asing belum bisa berwisata ke China karena negara berpenduduk terbanyak di dunia itu masih menerapkan kebijakan nol kasus COVID-19 secara dinamis.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/