alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

India Makin Panas Akibat Perubahan Iklim

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Gelombang panas memecahkan rekor di barat laut India dan Pakistan naik 100 kali dipicu oleh perubahan iklim. Analisis terungkap, ccuaca terik dan dulu diperkirakan setiap 3 abad, sekarang kemungkinan akan terjadi setiap tiga tahun. Wilayah tersebut saat ini mengalami panas hebat, bahkan ibu kota India New Delhi mencatat rekor baru pada Minggu di atas 49 derajat Celcius.

Sementara itu suhu puncak di Pakistan mencapai 51C. Jutaan orang menderita gagal panen, pemadaman air dan listrik. Ilmuwan iklim menghubungkan pemanasan global dengan peristiwa cuaca ekstrem bahkan dengan kenaikan 1,1C di atas suhu rata-rata global.

Studi lain menunjukkan curah hujan ekstrem melanda Jepang selama Topan Hagibis pada 2019 membuat 67 persen akibat pemanasan global. Perubahan iklim meningkatkan akibat badai sebesar USD 4 miliar. Analisis terbaru lain menunjukkan banjir yang menghancurkan di Afrika Selatan dan Eropa, gelombang panas di Amerika Utara dan badai di Afrika tenggara yang dipicu oleh krisis iklim.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Gelombang panas memecahkan rekor di barat laut India dan Pakistan naik 100 kali dipicu oleh perubahan iklim. Analisis terungkap, ccuaca terik dan dulu diperkirakan setiap 3 abad, sekarang kemungkinan akan terjadi setiap tiga tahun. Wilayah tersebut saat ini mengalami panas hebat, bahkan ibu kota India New Delhi mencatat rekor baru pada Minggu di atas 49 derajat Celcius.

Sementara itu suhu puncak di Pakistan mencapai 51C. Jutaan orang menderita gagal panen, pemadaman air dan listrik. Ilmuwan iklim menghubungkan pemanasan global dengan peristiwa cuaca ekstrem bahkan dengan kenaikan 1,1C di atas suhu rata-rata global.

Studi lain menunjukkan curah hujan ekstrem melanda Jepang selama Topan Hagibis pada 2019 membuat 67 persen akibat pemanasan global. Perubahan iklim meningkatkan akibat badai sebesar USD 4 miliar. Analisis terbaru lain menunjukkan banjir yang menghancurkan di Afrika Selatan dan Eropa, gelombang panas di Amerika Utara dan badai di Afrika tenggara yang dipicu oleh krisis iklim.

RADARJEMBER.ID – Gelombang panas memecahkan rekor di barat laut India dan Pakistan naik 100 kali dipicu oleh perubahan iklim. Analisis terungkap, ccuaca terik dan dulu diperkirakan setiap 3 abad, sekarang kemungkinan akan terjadi setiap tiga tahun. Wilayah tersebut saat ini mengalami panas hebat, bahkan ibu kota India New Delhi mencatat rekor baru pada Minggu di atas 49 derajat Celcius.

Sementara itu suhu puncak di Pakistan mencapai 51C. Jutaan orang menderita gagal panen, pemadaman air dan listrik. Ilmuwan iklim menghubungkan pemanasan global dengan peristiwa cuaca ekstrem bahkan dengan kenaikan 1,1C di atas suhu rata-rata global.

Studi lain menunjukkan curah hujan ekstrem melanda Jepang selama Topan Hagibis pada 2019 membuat 67 persen akibat pemanasan global. Perubahan iklim meningkatkan akibat badai sebesar USD 4 miliar. Analisis terbaru lain menunjukkan banjir yang menghancurkan di Afrika Selatan dan Eropa, gelombang panas di Amerika Utara dan badai di Afrika tenggara yang dipicu oleh krisis iklim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/