alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tolak Beri Informasi Akun Palsu, Elon Musk Batalkan Pembelian Twitter

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keputusan mengejutkan Elon Musk sejak pekan lalu soal batalnya sang miliuner membeli perusahaan tersebut, ditanggapi pihak Twitter dengan meminta karyawan tidak berkicau di Twitter.

BACA JUGA : Cuaca Buruk, Lion Air Batal Mendarat di Ambon

Anjuran ini dikeluarkan penasihat umum Sean Edgett kepada para staf, seperti dikutip dari The Verge, Senin. Alasannya, saat ini langkah hukum soal pembatalan pembelian masih berlangsung.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mengingat saat ini langkah hukum masih berlangsung, kalian sebaiknya menahan diri mencuit, Slack, atau membagikan komentar apa pun soal kesepakatan merger,” kata Edgett dalam memo kepada karyawan.

Elon Musk pekan lalu tiba-tiba menyatakan ingin membatalkan pembelian Twitter karena perusahaan media sosial tersebut “gagal atau menolak” memberikan informasi soal jumlah akun palsu di platform. Ketua dewan Twitter melalui akun resminya menyatakan akan menempuh langkah hukum untuk peristiwa ini.

Tidak lama setelah pengumuman pembatalan, karyawan Twitter beramai-ramai mengungkapkan ekspresi mereka di mikroblog tersebut. Amir Shevat, yang bekerja di divisi pengembangan produk Twitter, mencuit “akhir musim pertama – menggantung sekali…”.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keputusan mengejutkan Elon Musk sejak pekan lalu soal batalnya sang miliuner membeli perusahaan tersebut, ditanggapi pihak Twitter dengan meminta karyawan tidak berkicau di Twitter.

BACA JUGA : Cuaca Buruk, Lion Air Batal Mendarat di Ambon

Anjuran ini dikeluarkan penasihat umum Sean Edgett kepada para staf, seperti dikutip dari The Verge, Senin. Alasannya, saat ini langkah hukum soal pembatalan pembelian masih berlangsung.

“Mengingat saat ini langkah hukum masih berlangsung, kalian sebaiknya menahan diri mencuit, Slack, atau membagikan komentar apa pun soal kesepakatan merger,” kata Edgett dalam memo kepada karyawan.

Elon Musk pekan lalu tiba-tiba menyatakan ingin membatalkan pembelian Twitter karena perusahaan media sosial tersebut “gagal atau menolak” memberikan informasi soal jumlah akun palsu di platform. Ketua dewan Twitter melalui akun resminya menyatakan akan menempuh langkah hukum untuk peristiwa ini.

Tidak lama setelah pengumuman pembatalan, karyawan Twitter beramai-ramai mengungkapkan ekspresi mereka di mikroblog tersebut. Amir Shevat, yang bekerja di divisi pengembangan produk Twitter, mencuit “akhir musim pertama – menggantung sekali…”.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keputusan mengejutkan Elon Musk sejak pekan lalu soal batalnya sang miliuner membeli perusahaan tersebut, ditanggapi pihak Twitter dengan meminta karyawan tidak berkicau di Twitter.

BACA JUGA : Cuaca Buruk, Lion Air Batal Mendarat di Ambon

Anjuran ini dikeluarkan penasihat umum Sean Edgett kepada para staf, seperti dikutip dari The Verge, Senin. Alasannya, saat ini langkah hukum soal pembatalan pembelian masih berlangsung.

“Mengingat saat ini langkah hukum masih berlangsung, kalian sebaiknya menahan diri mencuit, Slack, atau membagikan komentar apa pun soal kesepakatan merger,” kata Edgett dalam memo kepada karyawan.

Elon Musk pekan lalu tiba-tiba menyatakan ingin membatalkan pembelian Twitter karena perusahaan media sosial tersebut “gagal atau menolak” memberikan informasi soal jumlah akun palsu di platform. Ketua dewan Twitter melalui akun resminya menyatakan akan menempuh langkah hukum untuk peristiwa ini.

Tidak lama setelah pengumuman pembatalan, karyawan Twitter beramai-ramai mengungkapkan ekspresi mereka di mikroblog tersebut. Amir Shevat, yang bekerja di divisi pengembangan produk Twitter, mencuit “akhir musim pertama – menggantung sekali…”.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/