alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Blokir Akun Twitter Trump Akan Dibuka Musk

Mobile_AP_Rectangle 1

AMERIKA, RADARJEMBER.ID – Pernyataan pembukaan blokir terhadap akun twitter milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diungkapkan CEO Tesla Elon Musk. Musk, yang baru saja membeli Twitter, dikutip dari ANTARA, menyebut dirinya sebagai seorang absolutis kebebasan berbicara, tapi, tidak memberikan rincian soal rencananya ini.

Saat berbicara dalam konferensi Financial Times, Musk yang membeli Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat beberapa waktu lalu mengatakan bahwa dia dan salah seorang pendiri Twitter, Jack Dorsey, meyakini blokir permanen seharusnya sangat jarang dan hanya boleh untuk akun yang menjalankan bot atau menyebarkan spam. “Saya rasa blokir permanen adalah tindakan yang mengecilkan kepercayaan di Twitter sebagai alun-alun kota. Ini adalah tempat di mana semua orang bisa bersuara,” katanya.

- Advertisement -

AMERIKA, RADARJEMBER.ID – Pernyataan pembukaan blokir terhadap akun twitter milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diungkapkan CEO Tesla Elon Musk. Musk, yang baru saja membeli Twitter, dikutip dari ANTARA, menyebut dirinya sebagai seorang absolutis kebebasan berbicara, tapi, tidak memberikan rincian soal rencananya ini.

Saat berbicara dalam konferensi Financial Times, Musk yang membeli Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat beberapa waktu lalu mengatakan bahwa dia dan salah seorang pendiri Twitter, Jack Dorsey, meyakini blokir permanen seharusnya sangat jarang dan hanya boleh untuk akun yang menjalankan bot atau menyebarkan spam. “Saya rasa blokir permanen adalah tindakan yang mengecilkan kepercayaan di Twitter sebagai alun-alun kota. Ini adalah tempat di mana semua orang bisa bersuara,” katanya.

AMERIKA, RADARJEMBER.ID – Pernyataan pembukaan blokir terhadap akun twitter milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diungkapkan CEO Tesla Elon Musk. Musk, yang baru saja membeli Twitter, dikutip dari ANTARA, menyebut dirinya sebagai seorang absolutis kebebasan berbicara, tapi, tidak memberikan rincian soal rencananya ini.

Saat berbicara dalam konferensi Financial Times, Musk yang membeli Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat beberapa waktu lalu mengatakan bahwa dia dan salah seorang pendiri Twitter, Jack Dorsey, meyakini blokir permanen seharusnya sangat jarang dan hanya boleh untuk akun yang menjalankan bot atau menyebarkan spam. “Saya rasa blokir permanen adalah tindakan yang mengecilkan kepercayaan di Twitter sebagai alun-alun kota. Ini adalah tempat di mana semua orang bisa bersuara,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/