alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Ubah Lanskap Pariwisata secara Global Arab Saudi Target Pariwisata

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya orang yang berhaji di Arab Saudi dan elemen pertama dari proyek yang ditandatangani putra mahkota sudah dibuka. Menteri Pariwisata seperti dikutip dari kepada AFP, Minggu (5/6), Arab Saudi ingin meningkatkan jumlah turis mancanegara menjadi tiga kali lipat tahun ini di tengah pelonggaran pandemi.

BACA JUGA : Ratu Elizabeth Tersentuh atas Dukungan selama Platinum Jubilee

Peresmian visa turis pada September 2019, hanya beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19 membuat industri global terpuruk. Peningkatan perjalanan domestik pada 2020 dan 2021 –pihak berwenang menghitung rekor 64 juta “kunjungan domestik” tahun lalu – membantu menyelamatkan sektor pariwisata Saudi yang baru lahir dari kehancuran, dan sekarang pihak berwenang ingin menggaet lebih banyak pasar internasional, kata Ahmed Al Khateeb dalam wawancara.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kini kami berupaya untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional,” katanya, mengatakan target tahun ini 12 juta, tiga kali lipat dari 4 juta pada 2021. Kami sudah kembali dan sangat optimistis. Negara-negara mulai membuka perbatasan, pembatasan melonggar dan orang mulai bepergian,” katanya.

Arab Saudi memberi kejutan ketika menargetkan 100 juta pengunjung pada 2030, elemen dari agenda reformasi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang ingin mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak dan membuka diri kepada dunia.

Meski kerajaan beberapa tahun belakang melonggarkan aturan terkait bioskop, konser dan acara olahraga yang penontonnya bercampur antara lelaki dan perempuan, masih ada regulasi yang tetap ditegakkan seperti pelarangan alkohol berpotensi mengurangi daya tariknya.

Khateeb menyebutkan, Minggu, bahwa dari 100 juta target pengunjung pada 2030, 30 juta adalah turis mancanegara dan sisanya orang-orang yang bepergian di dalam Arab Saudi.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya orang yang berhaji di Arab Saudi dan elemen pertama dari proyek yang ditandatangani putra mahkota sudah dibuka. Menteri Pariwisata seperti dikutip dari kepada AFP, Minggu (5/6), Arab Saudi ingin meningkatkan jumlah turis mancanegara menjadi tiga kali lipat tahun ini di tengah pelonggaran pandemi.

BACA JUGA : Ratu Elizabeth Tersentuh atas Dukungan selama Platinum Jubilee

Peresmian visa turis pada September 2019, hanya beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19 membuat industri global terpuruk. Peningkatan perjalanan domestik pada 2020 dan 2021 –pihak berwenang menghitung rekor 64 juta “kunjungan domestik” tahun lalu – membantu menyelamatkan sektor pariwisata Saudi yang baru lahir dari kehancuran, dan sekarang pihak berwenang ingin menggaet lebih banyak pasar internasional, kata Ahmed Al Khateeb dalam wawancara.

“Kini kami berupaya untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional,” katanya, mengatakan target tahun ini 12 juta, tiga kali lipat dari 4 juta pada 2021. Kami sudah kembali dan sangat optimistis. Negara-negara mulai membuka perbatasan, pembatasan melonggar dan orang mulai bepergian,” katanya.

Arab Saudi memberi kejutan ketika menargetkan 100 juta pengunjung pada 2030, elemen dari agenda reformasi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang ingin mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak dan membuka diri kepada dunia.

Meski kerajaan beberapa tahun belakang melonggarkan aturan terkait bioskop, konser dan acara olahraga yang penontonnya bercampur antara lelaki dan perempuan, masih ada regulasi yang tetap ditegakkan seperti pelarangan alkohol berpotensi mengurangi daya tariknya.

Khateeb menyebutkan, Minggu, bahwa dari 100 juta target pengunjung pada 2030, 30 juta adalah turis mancanegara dan sisanya orang-orang yang bepergian di dalam Arab Saudi.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Kembalinya orang yang berhaji di Arab Saudi dan elemen pertama dari proyek yang ditandatangani putra mahkota sudah dibuka. Menteri Pariwisata seperti dikutip dari kepada AFP, Minggu (5/6), Arab Saudi ingin meningkatkan jumlah turis mancanegara menjadi tiga kali lipat tahun ini di tengah pelonggaran pandemi.

BACA JUGA : Ratu Elizabeth Tersentuh atas Dukungan selama Platinum Jubilee

Peresmian visa turis pada September 2019, hanya beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19 membuat industri global terpuruk. Peningkatan perjalanan domestik pada 2020 dan 2021 –pihak berwenang menghitung rekor 64 juta “kunjungan domestik” tahun lalu – membantu menyelamatkan sektor pariwisata Saudi yang baru lahir dari kehancuran, dan sekarang pihak berwenang ingin menggaet lebih banyak pasar internasional, kata Ahmed Al Khateeb dalam wawancara.

“Kini kami berupaya untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional,” katanya, mengatakan target tahun ini 12 juta, tiga kali lipat dari 4 juta pada 2021. Kami sudah kembali dan sangat optimistis. Negara-negara mulai membuka perbatasan, pembatasan melonggar dan orang mulai bepergian,” katanya.

Arab Saudi memberi kejutan ketika menargetkan 100 juta pengunjung pada 2030, elemen dari agenda reformasi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang ingin mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak dan membuka diri kepada dunia.

Meski kerajaan beberapa tahun belakang melonggarkan aturan terkait bioskop, konser dan acara olahraga yang penontonnya bercampur antara lelaki dan perempuan, masih ada regulasi yang tetap ditegakkan seperti pelarangan alkohol berpotensi mengurangi daya tariknya.

Khateeb menyebutkan, Minggu, bahwa dari 100 juta target pengunjung pada 2030, 30 juta adalah turis mancanegara dan sisanya orang-orang yang bepergian di dalam Arab Saudi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/