alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Belajar Manajemen di Masjid Nabawi

Mobile_AP_Rectangle 1

ARAB SAUDI, Radar Jember – Keindahan dan kemegahan Masjid Nabawi yang berada di Kota Madinah tidak terlepas dari manajemen pengelolaannya. Oleh karena itu, di sana jemaah haji asal Jember mengulik bagaimana cara para pengurus takmir merawat masjid sebesar itu. Mereka pun banyak belajar mengenai fasilitasnya, penjagaan, kebersihan, hingga keamanannya. Ini penting karena masjid setiap harinya dihuni oleh umat.

BACA JUGA : Permintaan Domestik dan Sektor Riil Penopang Pemulihan Ekonomi Nasional

Pertama, mereka mempelajari cara mengatur pola kebersihan masjid. Hal itu tampak dari kebersihan Masjid Nabawi yang hampir tidak terlihat kotoran di area masjid. Di sekitar masjid terdapat petugas khusus yang siap membereskan kotoran yang berada di masjid. Karena masjid tersebut tidak pernah sepi pengunjung, maka petugas kebersihan bertugas selama 24 jam secara bergantian. Tidak boleh ada sedikit pun kotoran yang tertinggal di halaman masjid.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua kloter 26, Maijoso, mengatakan, sebelum pulang ke Indonesia, minimal jemaah haji asal Jember dapat membawa ilmu tentang pengelolaan masjid agar selalu bersih. Terutama dengan melihat sirkulasi dan sistem tata kelola kebersihan tersebut. “Pengelolaan kebersihan di sini memang perlu untuk ditiru, untuk dipraktikkan di Indonesia. Sebab, ketika masjidnya bersih, saat beribadah pun menjadi tenang,” terangnya.

Selain kebersihan, untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh jemaah yang sedang beribadah di Masjid Nabawi, di sekitar masjid telah tersedia beberapa air zamzam yang bebas untuk dikonsumsi. “Di beberapa titik sekitar masjid telah tersedia air. Jadi, jemaah tidak perlu jauh-jauh mengambil air untuk minum,” imbuhnya.

- Advertisement -

ARAB SAUDI, Radar Jember – Keindahan dan kemegahan Masjid Nabawi yang berada di Kota Madinah tidak terlepas dari manajemen pengelolaannya. Oleh karena itu, di sana jemaah haji asal Jember mengulik bagaimana cara para pengurus takmir merawat masjid sebesar itu. Mereka pun banyak belajar mengenai fasilitasnya, penjagaan, kebersihan, hingga keamanannya. Ini penting karena masjid setiap harinya dihuni oleh umat.

BACA JUGA : Permintaan Domestik dan Sektor Riil Penopang Pemulihan Ekonomi Nasional

Pertama, mereka mempelajari cara mengatur pola kebersihan masjid. Hal itu tampak dari kebersihan Masjid Nabawi yang hampir tidak terlihat kotoran di area masjid. Di sekitar masjid terdapat petugas khusus yang siap membereskan kotoran yang berada di masjid. Karena masjid tersebut tidak pernah sepi pengunjung, maka petugas kebersihan bertugas selama 24 jam secara bergantian. Tidak boleh ada sedikit pun kotoran yang tertinggal di halaman masjid.

Ketua kloter 26, Maijoso, mengatakan, sebelum pulang ke Indonesia, minimal jemaah haji asal Jember dapat membawa ilmu tentang pengelolaan masjid agar selalu bersih. Terutama dengan melihat sirkulasi dan sistem tata kelola kebersihan tersebut. “Pengelolaan kebersihan di sini memang perlu untuk ditiru, untuk dipraktikkan di Indonesia. Sebab, ketika masjidnya bersih, saat beribadah pun menjadi tenang,” terangnya.

Selain kebersihan, untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh jemaah yang sedang beribadah di Masjid Nabawi, di sekitar masjid telah tersedia beberapa air zamzam yang bebas untuk dikonsumsi. “Di beberapa titik sekitar masjid telah tersedia air. Jadi, jemaah tidak perlu jauh-jauh mengambil air untuk minum,” imbuhnya.

ARAB SAUDI, Radar Jember – Keindahan dan kemegahan Masjid Nabawi yang berada di Kota Madinah tidak terlepas dari manajemen pengelolaannya. Oleh karena itu, di sana jemaah haji asal Jember mengulik bagaimana cara para pengurus takmir merawat masjid sebesar itu. Mereka pun banyak belajar mengenai fasilitasnya, penjagaan, kebersihan, hingga keamanannya. Ini penting karena masjid setiap harinya dihuni oleh umat.

BACA JUGA : Permintaan Domestik dan Sektor Riil Penopang Pemulihan Ekonomi Nasional

Pertama, mereka mempelajari cara mengatur pola kebersihan masjid. Hal itu tampak dari kebersihan Masjid Nabawi yang hampir tidak terlihat kotoran di area masjid. Di sekitar masjid terdapat petugas khusus yang siap membereskan kotoran yang berada di masjid. Karena masjid tersebut tidak pernah sepi pengunjung, maka petugas kebersihan bertugas selama 24 jam secara bergantian. Tidak boleh ada sedikit pun kotoran yang tertinggal di halaman masjid.

Ketua kloter 26, Maijoso, mengatakan, sebelum pulang ke Indonesia, minimal jemaah haji asal Jember dapat membawa ilmu tentang pengelolaan masjid agar selalu bersih. Terutama dengan melihat sirkulasi dan sistem tata kelola kebersihan tersebut. “Pengelolaan kebersihan di sini memang perlu untuk ditiru, untuk dipraktikkan di Indonesia. Sebab, ketika masjidnya bersih, saat beribadah pun menjadi tenang,” terangnya.

Selain kebersihan, untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh jemaah yang sedang beribadah di Masjid Nabawi, di sekitar masjid telah tersedia beberapa air zamzam yang bebas untuk dikonsumsi. “Di beberapa titik sekitar masjid telah tersedia air. Jadi, jemaah tidak perlu jauh-jauh mengambil air untuk minum,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/