alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Pemerintah Spanyol Akan Larang Perusahaan Gunakan Chatbot

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Menteri Hak Konsumen Spanyol, Alberto Garzon, seperti dikutip dari Reuters mengatakan bahwa Pemerintah Spanyol menyetujui rancangan undang-undang layanan pelanggan yang akan melarang perusahaan menggunakan chatbot. “Tidak ada lagi waktu menunggu yang membuat frustasi,” katanya.

Menurut Garzon, melalui regulasi tersebut, konsumen akan dilayani maksimal selama tiga menit. Konsumen juga memiliki hak untuk dilayani oleh manusia, bukan chatbot. Aturan tersebut juga menyatakan, perusahaan yang bergerak pada sektor layanan dasar dan utilitas harus menjawab keluhan pelanggan dalam dua jam. Perusahaan harus menyediakan sambungan telepon gratis yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 365 hari dalam setahun untuk menangani insiden.

Ketika terjadi insiden, konsumen tidak boleh dialihkan ke layanan telepon berbayar. Pemerintah akan mengenakan sanksi antara 150 sampai 10.000 euro jika perusahaan melanggar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sanksi bisa berlipat menjadi 100.000 euro jika masalah menimpa konsumen yang rentan atau jika pelanggaran dilakukan berulang kali. Asosiasi Cex, yang menaungi bisnis layanan pelanggan di Spanyol, tidak memberikan komentar atas isu ini. (*)

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Menteri Hak Konsumen Spanyol, Alberto Garzon, seperti dikutip dari Reuters mengatakan bahwa Pemerintah Spanyol menyetujui rancangan undang-undang layanan pelanggan yang akan melarang perusahaan menggunakan chatbot. “Tidak ada lagi waktu menunggu yang membuat frustasi,” katanya.

Menurut Garzon, melalui regulasi tersebut, konsumen akan dilayani maksimal selama tiga menit. Konsumen juga memiliki hak untuk dilayani oleh manusia, bukan chatbot. Aturan tersebut juga menyatakan, perusahaan yang bergerak pada sektor layanan dasar dan utilitas harus menjawab keluhan pelanggan dalam dua jam. Perusahaan harus menyediakan sambungan telepon gratis yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 365 hari dalam setahun untuk menangani insiden.

Ketika terjadi insiden, konsumen tidak boleh dialihkan ke layanan telepon berbayar. Pemerintah akan mengenakan sanksi antara 150 sampai 10.000 euro jika perusahaan melanggar.

Sanksi bisa berlipat menjadi 100.000 euro jika masalah menimpa konsumen yang rentan atau jika pelanggaran dilakukan berulang kali. Asosiasi Cex, yang menaungi bisnis layanan pelanggan di Spanyol, tidak memberikan komentar atas isu ini. (*)

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Menteri Hak Konsumen Spanyol, Alberto Garzon, seperti dikutip dari Reuters mengatakan bahwa Pemerintah Spanyol menyetujui rancangan undang-undang layanan pelanggan yang akan melarang perusahaan menggunakan chatbot. “Tidak ada lagi waktu menunggu yang membuat frustasi,” katanya.

Menurut Garzon, melalui regulasi tersebut, konsumen akan dilayani maksimal selama tiga menit. Konsumen juga memiliki hak untuk dilayani oleh manusia, bukan chatbot. Aturan tersebut juga menyatakan, perusahaan yang bergerak pada sektor layanan dasar dan utilitas harus menjawab keluhan pelanggan dalam dua jam. Perusahaan harus menyediakan sambungan telepon gratis yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 365 hari dalam setahun untuk menangani insiden.

Ketika terjadi insiden, konsumen tidak boleh dialihkan ke layanan telepon berbayar. Pemerintah akan mengenakan sanksi antara 150 sampai 10.000 euro jika perusahaan melanggar.

Sanksi bisa berlipat menjadi 100.000 euro jika masalah menimpa konsumen yang rentan atau jika pelanggaran dilakukan berulang kali. Asosiasi Cex, yang menaungi bisnis layanan pelanggan di Spanyol, tidak memberikan komentar atas isu ini. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/