alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kontes Arwana Bukti Indonesia Negara Penghasil Ikan Hias

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Untuk lebih mengenalkan dan mempromosikan ikan hias nusantara kepada publik, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kontes ikan hias berskala nasional bertempat di Bali menggandeng Bali Club Arwana. Artati  Widiarti, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menerangkan, pemilihan Bali sebagai tempat gelaran kontes dikarenakan pulau tersebut merupakan magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Melalui kontes ini kementrian ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan penghasil ikan hias, karena di negeri terdapat beragam ikan hias dan kali ini dipilih ikan Arwana, karena ikan predator ini merupakan ikan hias asli endemik Indonesia,” kata Artati.

Ia menambahkan, data Biro Pusat Statistik (BPS) dan kemudian diolah oleh Ditjen PDSPKP, nilai ekspor ikan hias hias Indonesia  selama empat tahun dari tahun 2017-2021 mengalami peningkatan luar biasa.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Di tahun 2017 mencapai  USD 2,76 naik menjadi USD 34,5 di tahun 2021, pertumbuhan rata-rata sebesar 6,11 persen. Di tahun 2021 permintaan ikan hias air tawar  untuk ekspor tembus 80,63 persen senilai USD 27,8, ikan hias itu seperti arowana, cupang, botia, koi, maskoki dan oscar.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Untuk lebih mengenalkan dan mempromosikan ikan hias nusantara kepada publik, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kontes ikan hias berskala nasional bertempat di Bali menggandeng Bali Club Arwana. Artati  Widiarti, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menerangkan, pemilihan Bali sebagai tempat gelaran kontes dikarenakan pulau tersebut merupakan magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Melalui kontes ini kementrian ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan penghasil ikan hias, karena di negeri terdapat beragam ikan hias dan kali ini dipilih ikan Arwana, karena ikan predator ini merupakan ikan hias asli endemik Indonesia,” kata Artati.

Ia menambahkan, data Biro Pusat Statistik (BPS) dan kemudian diolah oleh Ditjen PDSPKP, nilai ekspor ikan hias hias Indonesia  selama empat tahun dari tahun 2017-2021 mengalami peningkatan luar biasa.

“Di tahun 2017 mencapai  USD 2,76 naik menjadi USD 34,5 di tahun 2021, pertumbuhan rata-rata sebesar 6,11 persen. Di tahun 2021 permintaan ikan hias air tawar  untuk ekspor tembus 80,63 persen senilai USD 27,8, ikan hias itu seperti arowana, cupang, botia, koi, maskoki dan oscar.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Untuk lebih mengenalkan dan mempromosikan ikan hias nusantara kepada publik, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kontes ikan hias berskala nasional bertempat di Bali menggandeng Bali Club Arwana. Artati  Widiarti, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menerangkan, pemilihan Bali sebagai tempat gelaran kontes dikarenakan pulau tersebut merupakan magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Melalui kontes ini kementrian ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan penghasil ikan hias, karena di negeri terdapat beragam ikan hias dan kali ini dipilih ikan Arwana, karena ikan predator ini merupakan ikan hias asli endemik Indonesia,” kata Artati.

Ia menambahkan, data Biro Pusat Statistik (BPS) dan kemudian diolah oleh Ditjen PDSPKP, nilai ekspor ikan hias hias Indonesia  selama empat tahun dari tahun 2017-2021 mengalami peningkatan luar biasa.

“Di tahun 2017 mencapai  USD 2,76 naik menjadi USD 34,5 di tahun 2021, pertumbuhan rata-rata sebesar 6,11 persen. Di tahun 2021 permintaan ikan hias air tawar  untuk ekspor tembus 80,63 persen senilai USD 27,8, ikan hias itu seperti arowana, cupang, botia, koi, maskoki dan oscar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/