alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Sempat Kritis, Pola Hidup Sehat Deddy Membantu Pemulihan

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pasca dua minggu Deddy Corbuzier menghilang dari dunia hiburan. Ia mengejutkan publik dengan kabar bahwa dirinya positif Covid-19. Dalam sebuah podcast yang diunggah dikanal youtube miliknya, Deddy bercerita tentang pengalamannya terjangkit virus corona bahkan dinyatakan memasuki kondisi badai sitokin.

Deddy Corbuzier memasuki masa pemulihan setelah melewati masa kritis Badai Sitokin. Dikenal memiliki pola hidup sehat dan rajin berolahraga Deddy bertanya kepada dr Gunawan yang merawatnya tentang dirinya yang terjangkit virus Corona.

“Pada saat itu saya masuk badai sitokin kok bisa? Kenapa ada yang kena baik-baik aja , padahal tidak lebih sehat disbanding saya?,” tanya Deddy

Mobile_AP_Rectangle 2

Dokter Gunawan menjelaskan jika dalam teori orang sehat seharusnya lebih dapat bertahan, namun berbeda dengan kondisi deddy. Hal ini karena respon imun tubuh yang berlebihan. Dimana sel darah putih yang berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh pecah dan mengeluarkan zat peradangan.

“Ada beberapa teori, yang sehat respons imunnya berlebihan. Jadi sel darah puitiih (untuk imunitas) yang mengenali virusnya memberikan dia (virus) makan, waktu dia makan (sel darah putih) virus itu sulit dibunuh, jadi sel darah putih itu bunuh diri. waktu dia (sel darah putih) bunuh diri, dia pecah dan mengeluarkan zat peradangan, itu terjadi kalau respon imun berlebihan,” jelas dr Gunawan.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pasca dua minggu Deddy Corbuzier menghilang dari dunia hiburan. Ia mengejutkan publik dengan kabar bahwa dirinya positif Covid-19. Dalam sebuah podcast yang diunggah dikanal youtube miliknya, Deddy bercerita tentang pengalamannya terjangkit virus corona bahkan dinyatakan memasuki kondisi badai sitokin.

Deddy Corbuzier memasuki masa pemulihan setelah melewati masa kritis Badai Sitokin. Dikenal memiliki pola hidup sehat dan rajin berolahraga Deddy bertanya kepada dr Gunawan yang merawatnya tentang dirinya yang terjangkit virus Corona.

“Pada saat itu saya masuk badai sitokin kok bisa? Kenapa ada yang kena baik-baik aja , padahal tidak lebih sehat disbanding saya?,” tanya Deddy

Dokter Gunawan menjelaskan jika dalam teori orang sehat seharusnya lebih dapat bertahan, namun berbeda dengan kondisi deddy. Hal ini karena respon imun tubuh yang berlebihan. Dimana sel darah putih yang berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh pecah dan mengeluarkan zat peradangan.

“Ada beberapa teori, yang sehat respons imunnya berlebihan. Jadi sel darah puitiih (untuk imunitas) yang mengenali virusnya memberikan dia (virus) makan, waktu dia makan (sel darah putih) virus itu sulit dibunuh, jadi sel darah putih itu bunuh diri. waktu dia (sel darah putih) bunuh diri, dia pecah dan mengeluarkan zat peradangan, itu terjadi kalau respon imun berlebihan,” jelas dr Gunawan.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pasca dua minggu Deddy Corbuzier menghilang dari dunia hiburan. Ia mengejutkan publik dengan kabar bahwa dirinya positif Covid-19. Dalam sebuah podcast yang diunggah dikanal youtube miliknya, Deddy bercerita tentang pengalamannya terjangkit virus corona bahkan dinyatakan memasuki kondisi badai sitokin.

Deddy Corbuzier memasuki masa pemulihan setelah melewati masa kritis Badai Sitokin. Dikenal memiliki pola hidup sehat dan rajin berolahraga Deddy bertanya kepada dr Gunawan yang merawatnya tentang dirinya yang terjangkit virus Corona.

“Pada saat itu saya masuk badai sitokin kok bisa? Kenapa ada yang kena baik-baik aja , padahal tidak lebih sehat disbanding saya?,” tanya Deddy

Dokter Gunawan menjelaskan jika dalam teori orang sehat seharusnya lebih dapat bertahan, namun berbeda dengan kondisi deddy. Hal ini karena respon imun tubuh yang berlebihan. Dimana sel darah putih yang berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh pecah dan mengeluarkan zat peradangan.

“Ada beberapa teori, yang sehat respons imunnya berlebihan. Jadi sel darah puitiih (untuk imunitas) yang mengenali virusnya memberikan dia (virus) makan, waktu dia makan (sel darah putih) virus itu sulit dibunuh, jadi sel darah putih itu bunuh diri. waktu dia (sel darah putih) bunuh diri, dia pecah dan mengeluarkan zat peradangan, itu terjadi kalau respon imun berlebihan,” jelas dr Gunawan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/